Selebrita

Fenomena Adopsi Boneka ala Ivan Gunawan dan Celine Evangelista Muncul, Ini Kata MUI

Fenomena mengadopsi boneka menjadi anak marak di kalangan artis, mulai Ivan Gunawan hingga Celine Evangelista. Ini kata MUI melalui KH Cholil Nafis.

Editor: Murhan
Instagram/celine_evangelista & ivan_gunawan
Celine Evangelista dan Ivan Gunawan bersama bayi boneka mereka 

Menurut Cholil Nafis, akan lebih baik jika para penyuka boneka arwah atau spirit doll ini menyayangi anak yatim yang tidak mampu.

"Jangan berlebihan menyayangi boneka. Klo lebih uang atau rasa sayang mk sayangilah anak yatim dhu’afa," ujarnya.

Cuitan KH Cholil Nafis soal boneka arwah.
Cuitan KH Cholil Nafis soal boneka arwah. (Twitter @cholilnafis)

Baca juga: Mahar Pernikahan Venna Melinda dari Ferry Irawan Disinggung, Ibu Verrell Bramasta: Mas Ferry Gimana

Baca juga: Sikap Arsy dan Arsya pada Adik-adik Atta Halilintar Terekam, Video Putri Ashanty Tuai Perhatian

Kata Psikiater Soal Fenomena Boneka Arwah

Fenomena ini turut menjadi perhatian Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dari RS EMC Alam Sutera, dr. Andri, SpKJ, FAPM.

Dalam media sosial twitter milikinya @mbahndi, psikiater ini mengungkapkan, populernya boneka arwah dilandasi oleh peran publik figur yang memaperkannya di media sosial.

"Ya karena yang memilikinya dan memamerkannya itu figur publik yang punya akses ke media sosial, jadi makin banyak yang lihat," kata dokter Andri.

Menurutnya, fenomena boneka arwah sudah sejak lama ada, di mana boneka menjadi media bagi arwah.

Fenomena ini bahkan sempat diangkat ke layar lebar, CHUKY hingga Annabelle.

Sementara, di Indonesia siapa yang tak mengenal Jelangkung.

"Saya ingat cerita nenek saya dulu di kelenteng Boen Tek Bio, Tangerang, ada Patung TuaPekong Sumpah. Buat yang ada perselisihan maka bisa sumpah di depan patung itu, jika ada yang berbohong, tidak lama setelah keluar dari kelenteng bisa mati muntah darah, serem kan #spiritDoll," kata dia.

Lebih jauh ia mengatakan, seseorang yang memiliki boneka arwah belum tentu mengalami gangguan jiwa.

Pasalnya, boneka kerap dimainkan anak perempuan dalam keseharian mereka.

Andri menegaskan, selama orang tersebut waras dan sadar, dapat membedakan nyata dan tidak, maka orang tersebut tidak mengalami gangguan jiwa.

"Jadi "Apakah orang yg percaya #spiritDoll itu alami gangguan jiwa, silahkan kembali ke definisi aja. Gangguan Jiwa : Gangguan pada perilaku, perasaan, perilaku yg menimbulkan penderitaan dan ketidakmampuan pada orang itu sehingga mengganggu kehidupan sehari-harinya. So..??," tulis dia.

Ia pun beranggapaan, fenomena boneka arwah ini merupakan fenomena sesaat yang sangat mungkin didasari pemikiran dan kebudayaan yang dipercaya pemiliknya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved