Breaking News:

Berita HST

VIDEO Jembatan Besi Siring Joewita Barabai Lenyap

Jembatan besi yang biasa disebut warga jembatan merah itu pun, kini masih diberi garis kuning, tanda tak boleh dilintasi.

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Jembatan besi yang menghubungkan Siring Joewita Barabai ke-Jalan Hevea Barabai yang melintasi Sungai Barabai, kini terputus.

Akibatnya, warga tak bisa lagi melintas, karena sampai sekarang belum dilakukan pemasangan kembali besi yang sebelumnya memang terlihat melengkung tersebut.

Jembatan besi yang biasa disebut warga jembatan merah itu pun, kini masih diberi garis kuning, tanda tak boleh dilintasi.

Terputusnya jembatan yang terhubung langsung ke salah satu Madrasah di Hevia itu pun menjadi tanda tanya masyarakat.

Pasalnya, luput dari perhatian dan saat banjir Nopember 2021 lalu masih bisa dilewati.

Baca juga: VIDEO Tiga Pemenang Hadiah Utama Doorprize Vaksin di Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan

Baca juga: VIDEO Pusat Kuliner Pakasam dan Ikan Samu di Pasar Barabai Kabupaten HST

Mengenai hal itu, Penjabat Sekda HST H Muhammad Yani, yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id, Selasa (4/1/2022) mengatakan, jembatan itu dibangun oleh Pemprov Kalsel satu paket dengan pembangunan siring di sepanjang bantaran sungai Barabai di Jalan Hevea melalui program pemberantasan kawasan kumuh oleh Dinas Perkim.

Pembangunan dilakukan pada 2015 silam.

“Sejak awal dibangun memang ada kendala, berupa bodinya melengkung. Saat itu, sudah disampaikan peringatan kepada pihak pelaksana yang membangun. Sampai sekarang, memang tidak ada penyerahan hasil pekerjaan jembatan itu ke Pemkab HST. Jadi status masih milik Pemprov Kalsel,” kata HM Yani.

Dijelaskan, menjelang akhir Desember 2021 lalu, memang ada pihak Pemprov Kalsel yang melakukan perbaikan, sehingga besi-besi yang ada dicopot dan potongan besinya dibawa.

“Jadi sepengetahuan kami jembatan itu bukan ambruk, tapi sengaja dilakukan perbaikan karena dikhawatirkan kondisi yang melengkung tadi rawan dan berpotensi membahayakan masyarakat yang melintas. Koordinasi perbaikan itu sudah dilakukan pihak Pemprov dengan Dinas PUPR HST,” kata Sekda.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved