Berita Batola

Harga Ecer Gas 12 Kg di Batola Tembus 200 Ribu

Jika sebelumnya pedagang di Batola ini menjual gas 5,5 kg dengan harga Rp 80 ribu, kini menjadi Rp 90 ribu dan gas 12 kg Rp 190 menjadi Rp 200 ribu

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Pedagang gas di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Sesuai kebijakan pemerintah, harga gas non subsidi di Kabupaten Barito Kuala turut naik sekitar sebulan terakhir.

Seperti yang diungkapkan Mama Mita, pedagang gas eceran di Marabahan, untuk gas 5,5 kg dan 12 kg mengalami kenaikan harga cukup tinggi.

Jika sebelumnya ia menjual gas 5,5 kg dengan harga Rp 80 ribu, kini menjadi Rp 90 ribu dan gas 12 kg Rp 190 menjadi Rp 200 ribu per tabung termasuk ongkos antar.

"Karena memang beli di pangkalan sudah ada kenaikan, makanya mengikuti saja," ucapnya, Sabtu (8/1/2022).

Baca juga: Pekan Depan Batola Mulai Vaksinasi Anak, Sasar 33.315 Orang

Baca juga: Tweet Mengandung SARA Viral, MUI Batola Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Ia juga menyampaikan, menurut info yang ia ketahui HET untuk gas ukuran 3 kg naik lebih awal sebelumnya.

Jika dulu Rp 17.500 per tabung kini menjadi Rp 20 ribu hingga Rp 21 ribu.

Namun jenis tersebut tidak tersedia di toko sembako yang ia kelola.

Baca juga: Pegawai Kontrak di Setda Tapin Akan Menjalani Evaluasi Kinerja Setiap Tiga Bulan Sekali

Baca juga: Insiden Kecelakaan Melibatkan Mobil Relawan BPK, ini Respons Wali Kota Banjarmasin

Meskipun mengalami kenaikan cukup tinggi, ibu satu anak ini mengaku pelanggan masih normal seperti biasa.

Hal ini karena gas sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat saat ini.

Di samping itu, ia juga lebih banyak melayani pelanggan yang ekonominya tergolong menengah ke atas, seperti pegawai swasta dan negeri.

(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved