Harga Emas Hari Ini

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 19 Januari 2022, Cek Juga Emas UBS

Harga emas Antam hari ini di Pegadaian, Rabu (19/1/2022) untuk ukuran 1 gram mencapai Rp 976.000.

Editor: M.Risman Noor
tangkap layar Shopee
Emas batangan UBS. 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Harga emas Antam hari ini Rabu 19 Januari 2022 kembali mengalami kenaikan.

Investasi yang cukup aman bisa dilakukan dengan membeli emas Antam di Pegadaian.

Harga emas Antam hari ini di Pegadaian, Rabu (19/1/2022) untuk ukuran 1 gram mencapai Rp 976.000.

Harga emas Antam logam mulia di Pegadaian tersebut naik Rp 2.000 dibandingkan hari sebelumnya, Selasa (18/1/2022).

Logam mulia Antam dijual dalam bentuk batangan dengan beberapa ukuran berat seperti 1 gram, 2 gram, 5 gram, hingga 1.000 gram. Selain emas batangan Antam, Pegadaian juga menjual emas UBS.

Baca juga: Tepung Ikuti Kenaikan Harga Gula, Pembuat Kue di Banjarbaru Sebut Berencana Naikkan Harga

Baca juga: Minyak Goreng Satu Harga Rp 14.000 Per Liter Dilberlakukan, Mendag : Tahap Awal Ritel Modern

Dilansir kontan.co.id, kedua produk emas tersebut dapat ditemukan di toko emas, butik perusahaan dan Pegadaian.

Lantas, bagaimana detail harga emas Antam logam mulia di Pegadaian?

Harga emas Antam

Berikut harga emas Antam hari ini di Pegadaian, Rabu (19/1/2022):

Harga emas Antam 0,5 gram: Rp 541.000

Harga emas Antam 1 gram: Rp 976.000

Harga emas Antam 2 gram : Rp 1.890.000

Harga emas Antam 3 gram : Rp 2.808.000

EMAS-Transaksi jual beli di Butik Emas LM Banjarmasin.
EMAS-Transaksi jual beli di Butik Emas LM Banjarmasin. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Harga emas Antam 5 gram: Rp 4.645.000

Harga emas Antam 10 gram: Rp 9.232.000

Harga emas Antam 25 gram : Rp 22.947.000

Harga emas Antam 50 gram: Rp 45.811.000

Harga emas Antam 100 gram : Rp 91.539.000

Harga emas Antam 250 gram: Rp 228.570.000

Baca juga: Harga Ayam Potong di Kota Kandangan Rp 40 Ribu Per Kilogram, Penjual Nilai Normal

Harga emas Antam 500 gram : Rp 456.921.000

Harga emas Antam 1000 gram: Rp 913.799.000

Harga emas UBS

Harga emas UBS di Pegadaian pagi ini, Rabu, 19 Januari 2022 turun Rp 3.000 untuk ukuran 1 gram dibandingkan Selasa (18/1/2022).

Berikut harga emas hari ini, Rabu (19/1/2022) produksi UBS di Pegadaian:

ILUSTRASI. Emas batangan logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk.
ILUSTRASI. Emas batangan logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam)

Harga emas 0,5 gram: Rp 500.000

Harga emas 1 gram: Rp 935.000

Harga emas 2 gram : Rp 1.856.000

Harga emas 5 gram: Rp 4.584.000

Harga emas 10 gram: Rp 9.119.000

Harga emas 25 gram : Rp 22.752.000

Baca juga: VIDEO Pasar Pagi Banjarmasin, Tempat Pakaian Bekas Harga Murah Banget

Harga emas 50 gram: Rp 45.410.000

Harga emas 100 gram : Rp 90.785.000

Harga emas 250 gram: Rp 226.892.000

Harga emas 500 gram : Rp 453.250.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 905.520.000

Bagi Anda yang bergaji kecil, berikut ini tips berinvestasi emas sebagaimana dilansir laman Sahabat Pegadaian:

Ilustrasi emas batangan.
Ilustrasi emas batangan. (THINKSTOCKPHOTOS)

1. Rajin Menabung

Harga jual beli emas selalu berbeda, tergantung pada kondisi pasar. Namun, harga emas kini sudah berada di atas Rp 900.000 per gram.

Bagi karyawan yang memiliki gaji kecil, jumlah ini tentu cukup besar. Cara yang paling masuk akal untuk mendapatkannya adalah dengan menabung secara teratur.

Kamu bisa menabung dengan cara menyisihkan nominal tertentu setiap hari. Kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas Tabungan Emas.

Ingat pepatah, "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit." Perlahan-lahan kamu menabung emas, lama-kelamaan hasilnya bisa dirasakan.

Baca juga: Tardampak Naiknya Harga Kedelai dan Minyak Goreng, Harga Tahu Pong dan Tahu Sumedang Naik

2. Aktif Memantau Pergerakan Harga Emas

Selain menabung, hal lain yang perlu dilakukan adalah selalu memantau pergerakan harga emas. Pada umumnya, harga emas memang selalu stabil.

Namun, diperlukan kejelian dan kecermatan untuk memutuskan kapan membeli emas dan kapan menjualnya. Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan besar dari investasi emas, sebaiknya jangan terburu-buru untuk menjualnya kembali.

Sebagai salah satu bentuk investasi jangka panjang, emas akan lebih menghasilkan jika dijual setelah disimpan dalam jangka waktu lama.

3. Mulai dari yang Kecil

Tidak perlu terlalu memaksakan diri ketika baru saja memulai berinvestasi emas. Sesuaikan jumlah investasi dengan kemampuanmu. Jika hanya mampu membeli 1 gram emas setiap 6 bulan, tidak perlu khawatir. Seiring waktu, jumlah investasi yang dimiliki pun akan semakin meningkat.

Langkah dimaksud juga berkaitan dengan faktor risiko yang harus dihadapi. Semakin besar investasi yang kamu miliki, risiko yang ada pun semakin tinggi. Namun, dengan pengalaman yang semakin banyak, kamu pun pasti akan lebih siap menghadapinya.

4. Investasi Sesuai Kondisi

Jangan karena ingin cepat merasakan hasilnya, maka kamu memaksakan kondisi untuk bisa investasi emas. Ini adalah langkah yang salah.

Investasi sebaiknya tidak berasal dari hasil paksaan, tetapi merupakan bagian dari penghasilan yang telah disisihkan.

Sebagai karyawan dengan gaji kecil, tentu cukup berat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membayar kewajiban lainnya.

Jadi, sebisa mungkin untuk berinvestasi sesuai dengan kondisi keuangan kamu. Jangan dipaksakan.

5. Berkonsultasi pada Orang yang Lebih Ahli

"Malu bertanya, sesat di jalan," demikian kata pepatah. Hal ini juga berlaku jika kamu sedang berinvestasi emas. Bertanyalah kepada orang-orang yang lebih ahli dan lebih paham cara mendapatkan keuntungan dari investasi ini.

Berbekal pengetahuan tersebut, kamu pun akan lebih mahir dalam mengendalikan investasi sehingga tidak mengalami kerugian, tetapi keuntungan.Warren Buffett, seorang miliarder, berkata, "investasi harus rasional. Jika kamu tidak memahaminya, jangan lakukan."

Maka, selain niat yang besar, perlu memiliki pengetahuan mengenai instrumen investasi yang dipilih juga penting supaya investasi bisa memberikan hasil yang maksimal. Pengetahuan itu termasuk mengenali profil risiko kamu ya.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved