PT PLN Persero UPDK Palangkaraya

PLN UPDK Palangkaraya Syaratkan Nilai Minimum TKDN dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa

PLN UPDK Palangkaraya memanfaatkan produk industri domestik dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Editor: Eka Dinayanti
PT PLN Persero UPDK Palangkaraya
Landscape PLTU Pulang Pisau 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PT PLN (Persero) mendorong pertumbuhan industri dalam negeri dengan terus meningkatkan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada sektor ketenagalistrikan.

PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Palangkaraya salah satunya, memanfaatkan produk industri domestik dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Implementasi pendayagunaan TKDN ini sesuai dengan amanat undang-undang yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 29 tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri dan Peraturan Menteri Perindustrian nomor 54/M-IND/PER/3/2021 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

“Kami berkomitmen untuk tetap meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri di sektor ketenagalistrikan. Mengingat adanya sejumlah manfaat besar bagi perekonomian Indonesia, mulai dari peningkatan tenaga kerja lokal, peluang penghematan investasi, hingga peningkatan keahlian tenaga kerja lokal,” ucap Heni Setyo Handoko selaku Manager UPDK Palangkaraya.

Landscape PLTMG Bangkanai
Landscape PLTMG Bangkanai (PT PLN Persero UPDK Palangkaraya)

Dalam implementasi pemenuhan TKDN sendiri, UPDK Palangkaraya telah melakukan upaya pengoptimalan TKDN dengan menetapkan target capaian TKDN dalam setiap pengadaan barang/Jasa, target capaian TKDN sudah harus dihitung pada saat perencanaan pekerjaan, proses pengadaan, sampai dengan serah terima pekerjaan yang tertuang dalam Berita Acara Verifikasi Capaian TKDN baik barang atau jasa.

Sehingga dengan hal tersebut UPDK Palangkaraya mampu memenuhi target TKDN sesuai dengan peraturan pemerintah dan peraturan menteri perindustrian.

PLN UPDK Palangkaraya berkomitmen untuk selalu mengutamakan penggunaan komponen dalam negeri pada infrastruktur kelistrikan.

Hal tersebut selaras dengan upaya yang akan dilakukan PLN UPDK Palangkaraya yaitu mensyaratkan nilai minimum TKDN pada setiap proses Pengadaan Barang dan Jasa.

"Pencapaian TKDN juga tentunya tidak lepas dari dukungan para stakeholders, baik dengan pemerintah, konsultan maupun kontraktor. Kami berharap kerja sama dan sinergi yang baik antar stakeholders dapat meningkatkan capaian TKDN di sektor ketenagalistrikan," tutup Handoko.  (aol)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved