Religi
Kasus Omicron Meningkat, Buya Yahya Beberkan Cara dan Doa Terhindar Wabah Penyakit
Kasus Omicron meningkat, Buya Yahya juga membeberkan cara dan doa agar terhindar dari wabah penyakit, termasuk Covid-19.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kasus Covid-19 varian Omicron makin meningkat. Protokol kesehatan tetap harus dijaga agar penyebaran Covid-19 tidak semakin melonjak.
Selain menjaga protokol kesehatan, Buya Yahya juga membeberkan cara dan doa agar terhindar dari wabah penyakit, termasuk Covid-19.
Diingatkan Buya Yahya bukan berarti dengan membaca doa sudah bisa menjamin tak terjangkit wabah penyakit.
Buya Yahya mengingatkan usaha lain juga wajib dilakukan seperti pandangan para ahli.
"Musibah itu selalu ada, begitu pula penyakit itu juga bermacam-macam, apalagi saat hidup di dunia dan itu merupakan ujian bagi manusia," ungkap Buya Yahya, seperti dikutip dari Channal Youtube Al-Bajah TV berjudul 'Doa Agar Terhindar dari Wabah Virus Corona'.
Dijelaskan Buya, jika melihat musibah yang menimpa suatu kaum sebaiknya tidak tinggal diam meskipun wilayahnya tidak terdeteksi.
Baca juga: Sehari Orang Terpapar Covid-19 di Tanahlaut Capai Puluhan, Satu Pasien Meninggal
Baca juga: Syarat JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan Sebelum Usia 56 Tahun, Simak Persentase Pencairan
Dia menyarankan untuk menyerahkan hal tersebut kepada sang pencipta, perbanyak melakukan istigfar dan mendekatkan diri kepadanya.
" Kembali pada Allah SWT, banyak istighfar, mendekatkan diri kepadanya, jangan sombong agar terhindar dan introspeksi diri," katanya.
Kemudian berdoa, menurutnya doa ini beragam, jika musibah menimpa suatu kaum atau dalam jumlah yang besar dianjurkan untuk melakukan Qunut Nazilah.
Qunut ini dibaca setelah solat fardu, saat rokaat terakhir setelah rukuk.
"Berdoa, doa ini bermacam cara, jika penyakit atau wabah menimpa kolektif jumlah yang besar kita dianjurakan untuk qunut, namanya qunut nazilah, tujuannya untuk mencegah kezaliman yang dilakukan banyak orang atau masa paceklik dan sebagainya," terang Buya
Dilanjutkan Buya, mematuhi orang yang mengetahui dibidangnya sangat penting, karena mereka mengerti permasalahannya.
"Jangan sok tawakal, ikuti kata orang yang mengetahui, disuruh pakai masker, pakai, cuci tangan lakukan, karena mereka lebih tau," tegasnya
Selanjutnya adalah bershadakoh, dijelaskannya bahwa, shadakoh dapat menolak balak dan hal ini juga dianjurkan bagi mereka yang terkena musibah.
Baca juga: Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Akan Lakukan Pantauan Stok Vitamin di Semua Apotek
lalu yang terakhir katanya adalah tawakal terhadap usaha yang telah dilakukan.
"Tawakal itu penting setelah usaha yang dilakukan, ingat jangan dibawa kedunia was-was. yg penting sudah terpenuhi semua kriteria, serahkan semaunya ke Sang Pencipta," tutupnya
Kasus baru Covid-19 hari ini Minggu 13 Februari 2022 masih tinggi tembus di angka 44.526 orang.
Dibandingkan sehari sebelumnya angka kasus baru Covid-19 di Indonesia memang turun hingga 10 ribu lebih.
Sebelumnya, Sabtu (12/2/2022), kasus positif Covid-19 bertambah 55.209 kasus.
Bertambahnya 44.526 kasus hari ini menjadikan total kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 4.807.778 kasus.
Hal tersebut berdasarkan data yang diterima Tribunnews.com pada Minggu pukul 17.20 WIB.
Kabar baiknya, sebanyak 26.916 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh.
Jumlah pasien sembuh diketahui bertambah menjadi 4.309.763 pasien.
Sementara itu, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah sebanyak 111 pasien.
Sehingga, total pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 menjadi 145.176 pasien.
Penambahan kasus tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga: Update Covid-19 Tanahbumbu: Total 43 Kasus, Kebanyakan Tanpa Gejala
Kemenkes: 66 Persen Kasus Covid-19 Meninggal Belum Divaksin
Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, pemerintah terus berupaya menekan angka penularan kasus Covid-19 yang didominasi varian Omicron.
Hingga Jumat (11/2/2022) pukul 17.00 WIB, pasien yang dirawat di rumah sakit mencapai 29 persen dari total kapasitas tempat tidur dan isolasi yang disediakan untuk pasien Covid-19 secara nasional.
Sebagian besar pasien yang masuk rumah sakit juga memiliki gejala ringan dan tanpa gejala (OTG).
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, mengimbau masyarakat agar mengikuti program vaksinasi.
"Data Kemenkes periode 21 Januari hingga 8 Februari 2022 menunjukkan dari 487 pasien Covid-19 yang meninggal, 66 persen di antaranya belum divaksinasi lengkap."
"Kami terus mendorong masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi yang telah disediakan secara gratis oleh pemerintah, termasuk vaksinasi booster, terutama bagi mereka yang lansia," ujar Nadia, dikutip dari laman Kementerian Kesehatan.
Hingga 9 Februari 2022, Indonesia telah memiliki lebih dari 500 juta vaksin dan hingga 11 Februari 2022 pukul 12.00 WIB, total 187,9 juta (90,23 persen) jumlah masyarakat Indonesia telah divaksinasi dosis 1 dan 134,6 juta (64,64 persen) telah divaksinasi dosis 2.
Masyarakat diimbau untuk mengikuti program vaksinasi pemerintah karena vaksinasi telah terbukti secara ilmiah mampu mengurangi risiko terburuk akibat terinfeksi Covid-19.
Jarak waktu terbaik untuk mendapatkan booster Covid-19 adalah minimal 6 bulan setelah menerima vaksinasi kedua.
Kemudian, apabila apabila seseorang mendapatkan booster di bulan ke 6-9, maka antibodi yang diproduksi bisa sampai 12,5 – 88,9 kali lipat, tergantung merek vaksin booster yang digunakan.
Meski begitu, vaksinasi bukan satu-satunya cara untuk mampu mengurangi dampak terburuk Covid-19.
Pemerintah selalu mengimbau, cara terbaik adalah melengkapi vaksinasi bersama protokol kesehatan yang disiplin seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Lewat semua cara pencegahan yang bisa dilakukan baik oleh pemerintah dan masyarakat, diharapkan penularan Covid-19 yang didominasi Omicron bisa segera dilalui dan dikendalikan secepatnya.
(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Widya Lisfianti)
Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Buya Yahya Bagikan Doa dan Cara Agar Terhindar dari Wabah Penyakit, Termasuk Virus Corona
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/buya-yahya_20180318_134004.jpg)