Berita HST
Penasaran Pengelolaan Sampah di HST, Siswa SMPIT Al Khair Kunjungi TPA Telang
sejumlah siswa SMP Islam Terpadu Al Khair Barabai berkunjung ke TPA Telang Kabupaten HST
Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penasaran ingin mengetahui bagaimana Dinas Lingkungan Hidup (LHP) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengelola sampah yang tiap hari masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA) di Desa Telang, Kecamatan Batangalai Utara, sejumlah siswa SMP Islam Terpadu Al Khair Barabai berkunjung ke TPA tersebut, Jumat (25/2/2022).
Bersama Kepala Sekolah, Norliani dan guru lainnya, siswa kelas VII terdiri duta adiwiyata (duta lingkungan hidup) dan Pers SMPIT Al Khair tersebut mengawali kunjungan ke Bank Sampah Murakata, melihat proses pemilahan.
Selanjutnya, bersama Kepala Bidang Pengelola Sampah dan Limbah, Ahmad Syafaat, pengelola TPA Rachmad Hidayat, serta pengelola limbah B3 dan Sarana Persampahan Abdi Gunawan, mereka pun diajak ke TPA.
Di TPA siswa diajak melihat jembatan timbang sampah, serta taman dan hutan mini di lingkungan areal TPA.
Baca juga: KalselPedia - TPA Telang HST, Pusat Pemrosesan Sampah Milik Pemkab
Baca juga: Lima Bulan Beroperasi, Bank Sampah Murakata HST Kini Beromset Rp 42 Juta
Baca juga: Peringati Hari Peduli Sampah, Dinas LHP Bagikan 100 Tumbler dan Bonus untuk Petugas Kebersihan
Siswa pun merasakan suasana sejuk dan hijau dengan taman tertata rapi, saat memasuki akses jalan menuju tempat penimbunan sampah. Jaraknya tempat penimbunan sekitar satu kilometer dari pintu gerbang TPA.
Siswa juga diajak melihat tempat pencucian armada truk angkutan sampah.
Setelah menguruk sampah di tempat penimbunan, menurut Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah, Akhmad Syafaat mengatakan, armada truk wajib dicuci bersih agar takmengotori jalan umum.
“Jadi pulang dari sini, truk harus bersih lagi,”katanya.
Sementara, di lokasi sanitari landfill control atau tempat penimbunan dan pemusnahan sampah, siswa pun mendapat penjelasan detil, bagaimana setelah sampah diuruk, kemudian diratakan dengan alat berat.
Setelah satu minggu kemudian ditimbun lagi dnegan tanah. Kunjungan diakhiri dengan melihat instalasi pengelolaan air limbah (IPAL).
Rachmad Hidayat menjelaskan, sebelum dilepas bebas, air libah terlebih dahulu diendapkan di kolam-kolam, lalu diperiksa di lab, apakah sudah tidak mengandung zat berbahaya lagi.
“Jika sudah aman, baru airnya boleh dialirkan bebas,”kata Hidayat. Pada kesempatan itu, siswa juga diberi kesempatan bertanya apa saja terkait pengelolaan sampah.
Kepsek SMPIT Al Khair Norliani mengatakan, kegiatan ini sebagai edukasi dan memberikan wawasan kepada siswa sebenarnya sampah dikelola, agar bermanfaat dan tidak mencemari laingkungan.
Baca juga: KalselPedia - Kawasan TPA Telang HST Sangat Hijau
“Harapannya mereka menjadi generasi peduli menjaga lingkungan dengan tak membuang sampah sembarangan.
Dijelaskan, selain duta lingkungan kunjungan juga diikuti Pers sekolah, yang merupakan program eskul siswa.
“Hasil kunjungan ini nantinya mereka bikin laporan jurnalistik,”pungkas Norliani. (banjarmasinpost.co.id/hanani)