Berita Tanahbumbu

Pengelola Feri Batulicin-Tanjung Serdang Kalsel Segera Terapkan E-Ticketing

E-ticket diberlakukan PT ASDP Ferry Cabang Batulicin pada 7 Maret 2022 untuk penyeberangan feri Batulicin Kabupaten Tanbu ke Tanjung Serdang Kotabaru.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MAN HIDAYAT
Pelabuhan Ferry Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Selama ini, penyeberangan Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu)- Tanjung Serdang Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, menggunakan karcis biasa.

Namun, mulai 7 Maret 2022, feri dari wilayah Kabupaten  Tanbu- Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalsel, tersebut akan menggunakan sistem e-ticket

Rencana, tiket feri dengan sistem non tunai ini akan segera mulai dilaksanakan. Tidak ada lagi peredaran uang tunai di Pelabuhan PT ASDP Ferry Cabang Batulicin, Kabupaten Tanbu.

Semula, penerapan sistem digitalisasi ini pada 2021 Namun karena masih ada kendala, terpaksa ditunda dan baru akan diterapkan pada 7 Maret mendatang. 

Hal itu diungkapkan General Manager PT ASDP Ferry Batulicin, Justan, didampingi Manager Usaha, Ahmad Sunedi, Sabtu (26/2/2022).

Baca juga: Vaksin Akan Kedaluarsa, Kadinkes Tanbu Sebut Vaksinasi Masih Terus Berjalan

Baca juga: Masih Ada Nelayan Jateng Gunakan Alat Tarik Berkantong di Perairan Kalsel

"Pemberlakuan E-Ticket ini mulai 7 Maret 2022. Sebelum itu, dari pusat akan turun melakukan pengecekan terkait kesiapan kami, " katanya. 

Penerapan sistem digitalisasi ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri PM 2 Tahun 2016.

Selain itu, penerapan sistem ini sebagai bentuk digitalisasi PT ASDP Ferry Batulicin khusus penyebrangan Batulicin - Tanjung Serdang

Pengadaan kartu uang elektrik akan bekerja sama dengan BRI, BNI, Mandiri dan BCA. 

"Di hari pertama nanti, kami bersama bank akan bagi-bagikan kartunya secara gratis. Ada ribuan yang akan kami bagikan dari dua sisi, Batulicin dan Tanjung Serdang. Hari selanjutnya, pengguna jasa harus membeli kartu itu untuk diisi ulang, sama seperti e-toll, " katanya.

Baca juga: Wabup Tanbu Muh Rusli Buka Kegiatan MTQ Nasional XV Tingkat Kecamatan

Baca juga: Narkoba di Banjarmasin - Pengedar Sabu Diciduk Anggota yang Menyamar

Penggunannya, lanjut Justan, bagi yang perdana menggunakan e-ticket ini harus membeli di konter yang sudah dikerjasamakan menyediakan kartu dan itu bisa diisi ulang. 

"Harapannya, sejak saat ini masyarakat sudah paham dengan diberlakukannya sistem ini. Tujuannya,   menghindari percaloan dan tidak ada perputaran uang tunai di pelabuhan karena pembayaran sistem digital, " katanya. 

Ditambahkan Sunedi, kartu itu nantinya akan diisi ulang. Namun yang harus menjadi perhatian, kartu tersebut harus dijaga. Karena bila hilang, bisa digunakan orang lain. 

"Kartunya tanpa nama, jadi bisa diisi siapapun. Kalau hilang, bisa digunakan orang lain. Bila hilang,  kemudian mau menyeberang, ya terpaksa harus beli lagi," pungkas dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved