Pembunuhan di Banjarmasin

Pembunuh Pengamen di Pasar Antasari Banjarmasin Ditangkap, Perkara Sepele Jadi Penyebabnya

AH alias H Udin (49) warga jalan Kelayan A diringkus polisi. Ia ditangkap setelah terlibat dalam pembunuhan pengamen di Pasar Antasari Banjarmasin

Penulis: Noor Masrida | Editor: Hari Widodo
Polsek Banjarmasin Tengah untuk Bpost
AH alian H Udin (49) pembunuh pengamen di Pasar Antasari pada Sabtu (26/2/2022) akhirnya ditangkap polisi di kediaman keluarganya di Sungai Batang Kabupaten Banjar, Sabtu (26/2/2022) sekitar pukul 21.40 Wita.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelaku pembunuhan pengamen di kawasan Pasar Antasari, Banjarmasin Tengah akhirnya berhasil diringkus polisi hanya dalam waktu tak berselang lama dari peristiwa terjadi. 

Ia adalah AH alias H Udin (49) warga jalan Kelayan A Gang PGA RT. 07 RW. 01 Kelurahan Kelayan Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin, yang diciduk pihak kepolisian pada Sabtu (26/2/2022) sekitar pukul 21.40 Wita. 

Penangkapan langsung dipimpin kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Dodi Harianto dengan dibackup tim gabungan dari Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, Polres Banjar, Polsek Martapura Barat, hingga Polres Banjarbaru. 

Kanit reskrim Polsek Banjarmasin Tengah, Iptu I Gusti Ngurah Utama Putra, mewakili Kapolsek, mengatakan, pelaku diciduk di kediaman keluarganya di Jalan Martapura Lama Desa Sungai Batang kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar. 

Baca juga: Korban Tewas di Pasar Sentra Antasari Kota Banjarmasin Ternyata Seorang Pengamen

Baca juga: VIDEO Pengamen di Pelaihari Kalsel Ditangkap Lakukan Pencabulan, Ngaku Sentuh Organ Intim Karena Ini

"Pelaku melarikan diri ke tempat keluarganya, tim gabungan langsung mendatangi pelaku begitu dapat informasi dia ada di sana," terang Kanit reskrim. 

Dalam pelariannya tersebut, H Udin turut pula membawa senjata yang ia gunakan untuk menikam korbannya yakni sebilah pisau yang ia simpan di dalam tas. 

Iptu Gusti juga memaparkan kronologi perkelahian maut yang menewaskan Sardi (34) sang pengamen yang beralamat di Jalan Pekapuran A RT 1 RW 04 Kelurahan Sungai Baru Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin.

Siang itu, korban bersama dengan temannya datang ke kawasan Pasar Antasari untuk mengamen seperti biasa. 

"Kemudian pelaku memanggil korban dan saat itu korban mendatanginya, keduanya sempat saling adu mulut, tidak beberapa lama korban berkelahi dengan pelaku dan pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam dari pinggang (tertutup baju) dan langsung menusukan beberapa kali kearah badan korban," urai Iptu Gusti. 

Akibat serangan itu, korban mengalami luka tusuk di dada kiri, luka robek di siku sebelah kanan, luka tusuk di perut, luka robek di lipatan pergelangan sebelah kanan, dan luka tusuk di dada dibawah ketiak.

Mendapatkan banyak luka di tubuhnya, korban berjalan sempoyongan hingga depan terminal taksi lalu roboh bersimpah darah.

Tidak beberapa lama korban meninggal dunia, kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin dengan menggunakan ambulace.

"Adapun motif pelaku melakukan hal tersebut karena pelaku tidak terima pada saat berjalan ke arah toilet pasar, korban menghalangi pelaku dengan kakinya, setelah itu pelaku dan korban adu mulut di TKP, kemudian pelaku langsung menyerang korban," sambung Kanit reskrim. 

Akibat perbuatannya, pelaku kini terancam hukuman seperti pada pasal pasal 338 Sub 351 ayat (3) KUHP. 

Baca juga: Tiga Tersangka Pembunuh Pengamen Pasar Lama Banjarmasin Diringkus, Polisi Ungkap Motif Penganiayaan

Diberitakan sebelumnya, seorang pria ditemukan bersimbah darah sekitar pukul 15.20 Wita di kawasan parkiran Pasar Sentra Antasari. 

Pria tersebut diduga terlibat perkelahian di dalam pasar dan melarikan diri ke luar. Sontak saja, kejadian tersebut membuat warga di sekitar pasar menjadi geger. 

Belakang, pria bersimbah darah yang akhirnya meninggal dunia itu diketahui bernama Sadri yang berprofesi sebagai pengamen. (Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved