Ekonomi dan Bisnis
Harga Gula Mulai Merangkak Naik, Begini Ketersediaan Gula di Bulog Kalsel
Satu liter gula pasir naik dari biasanya Rp 12.000 hingga Rp 13.000 kini menjadi Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selain harga minyak goreng yang mengalami kenaikan di pasaran, kini harga gula juga ikut naik.
Satu liter gula di Kios Dewi Ratih di Sungai Besar Banjarbaru, naik dari biasanya Rp 12.000 hingga Rp 13.000 kini menjadi Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu.
"Iya sudah seminggu ini harga gula naik," kata Dewi.
Penjual gula di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin juga mengungkapkan kenaikan harga gula.
"Ambilannya ke Sales saja sudah 12.000 lebih. Masak kita mau jual Rp 12 ribu kan rugi tak mungkin. Jadi kini sudah naik harganya jadi Rp 14 hingga Rp 15 ribu," jelas salah satu penjual Murniati.
Baca juga: Datangi Gudang Bulog, Kadisbunak Kalsel Temukan Stok Gula Pasir Melimpah
Baca juga: Pasar Murah Digelar di Tanahlaut, Minyak Goreng dan Gula Pasir Paling Diburu
Namun dari pantauan di pasaran stok gula masih banyak tersedia. Hanya harganya mengalami kenaikan.
Lalu bagaimana ketersediaan di Bulog Kalsel? Menurut Kadivre Bulog Kalsel, Kadivre Bulog Kalsel, Imron Rosidi, untuk saat ini gula ada saja stoknya.
"Untuk gula lagi proses pengiriman ke Kalsel sekitar 50 ton. Sedangkan untuk minyak goreng kita susah nyarinya. Tapi untuk kebut pasar murah kita punya kurang lebih 1.500 liter," jelas Imron Rosidi. (Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/karyawan-toko-di-pasar-antasari-banjarmasin-rabu-22122021.jpg)