Berita Ekonomi

Harga LPG Non Subsidi Melonjak, Pemilik Warung Sederhana di HST Berharap Tak Berefek ke Stok Subsidi

Pemilik warung Sederhana di HST berharap melambungnya harga LPG non subsidi tidak berpengaruh terhadap harga LPG non subsidi

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Salah satu kegiatan bongkar muat LPG 3 kg dari agen ke salah satu pangkalan di Jalan Brigjen H Hasan Basri Barabai beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Pemilik warung subsidi di HST, berharap kenaikan LPG 3 kg tidak berdampak terhadap stok LPG subsidi.

Saat ini, menyusul kebijakan pemerintah menaikkan harga gas LPG non subsidi 5,5 kg dan dan tabung 12 kg, harga LPG itupun kini melambung.

Informasi yang diperoleh banjarmasinpost.co.id di tingkat pangkalan harga LPG untuk tabung 5,5 kg mencapai Rp100.000. sedangkan untuk tabung 12 kg jam seharga Rp210.000

Salah satu pangkalan di Jalan Keramat Manjang mengakui kenaikan harga untuk gas non subsidi tersebut mulai hari ini.

Baca juga: Pelaku UMKM Kuliner di Banjarbaru Kalsel Keluhkan Kenaikan Harga LPG Nonsubsidi

Baca juga: PLN Siap Dukung Konversi LPG ke Kompor Induksi, Tekan Impor dan Hemat APBN

Baca juga: Kenaikan Harga LPG Belum Berhenti, Rumah Makan di Banjarbaru Ini Terpaksa Naikkan Harga

"Untuk tabung 5,5 kg Rp 100 ribu, sedangkan untuk 12 kg Rp 210.000 sudah termasuk biaya pengantaran ke rumah-rumah "kata Ijul, pemilik pangkalan di Jalan Keramat.

Menurutnya pihaknya terpaksa menaikkan harga tersebut karena dari agennya sendiri juga sudah naik yaitu Rp 98.000 tabung 5,5 kg dan Rp 197.000 untuk 12 kg.

"Kami pun terpaksa manaikkan harga tersebut karena butuh modal lebih besar lagi membeli di agen,"kata Ijul.

Sementara itu, untuk harga LPG 3 kg sejauh ini stok maupun harganya masih normal.

Menurut salah satu pemilik warung makan sederhana di kawasan Jalan Brigjen haji Hasan Basri Barabai HST , Zidan mengatakan  pascakenaikan harga harga LPG non subsidi belum berdampak terhadap stok LPG 3 kg.

"Karena tergolong masih usaha kecil kami menggunakan LPG 3 kg dan sejauh ini harga dan stoknya masih normal, "kata Zidan.

Baca juga: Stok LPG 3 Kg Tersedia di Pangkalan Kota Banjarbaru, Kartu Kendali Telah Dibagikan

Dijelaskan untuk harga LPG di tingkat pangkalan masih Rp21.000 sampai Rp 22 ribu, sedangkan di tingkat eceran harga masih  Rp25.000 rupiah ke atas.

"Jika harga non subsidi melonjak dikhawatirkan stok subsidi bakal cepat habis sehingga terjadi kelangkaan lagi  Untuk itu kami berharap pengawasan dari pemerintah daerah maupun kepolisian. Sebab, potensi kecurangan seperti menimbun ataupun melakukan kecurangan lainnya seperti memindahkan gas subsidi ke non subsidi mungkin saja bisa terjadi,"katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved