Btalk
BTalK : Mengangkat Pelaku Jasa Boga Kalsel
Ketua PPJI Kalsel yakni Putra Qomaluddin Attar Nuriqli dan Eko Priharianto selaku Kepala KPP Pratama Banjarmasin mengisi BTalk Bpost
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bisnis di bidang jasa boga merupakan salah satu jenis usaha yang juga belakangan mulai berkembang bahkan cukup diminati tidak terkecuali di Provinsi Kalsel.
Bahkan di Kalsel sudah ada beberapa organisasi yang mewadahi para pelaku jasa boga ini, dan salah satunya adalah Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Kalsel.
Dan dengan tema Mengangkat Pelaku Jasa Boga pada Jumat (25/3/2022), Ketua PPJI Kalsel yakni Putra Qomaluddin Attar Nuriqli yang juga merupakan Sekjen Hipmi Kalsel serta Ketua Pengcab Shotokai Banjarbaru pun menjadi narasumber program B-Talk.
Selain Putra, yang menjadi narasumber saat itu adalah Eko Priharianto selaku Kepala KPP Pratama Banjarmasin.
Apa itu PPJI ?
Putra : PPJI adalah Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia dan elemennya ada banyak. Tidak hanya di bidang katering saja. Dahulu memang konsentrasinya di katering, tapi dengan berdirinya PPJI ini ingin kita kembangkan lebih perluasan lebih masif lagi misalnya menggandeng Wedding Organizer, Event Organizer dan sebagainya.
Apa yang menjadi fokus PPJI Kalsel ?
Putra : Memang kepengurusan PPJI Kalsel ini baru terbentuk sehingga akan membentuk kerangka organisasi.
Dan kita sudah menyusun program-program untuk mereka yang bergabung dengan peningkatan skill, membuka jaringan dan sebagainya. Dan misi kita adalah berdikari.
Bagaimana peluang di bidang jasa boga ?
Putra : Semua peluang terkait kebutuhan itu pasti. Tidak akan stop dan akan terus berkembang. Bahkan peluang jasa boga akan terus ada karena orang akan terus makan.
Banyak sekali peluang, dan misalnya tidak punya tempat maka bisa dijalankan dengan cara online, dan juga di media sosial.
Apa untungnya bergabung dengan PPJI ?
Putra : Untungnya bergabung pada sebuah organisasi adalah lingkaran positif. Dan masuk lingkaran positif sudah menjadi sebuah modal, kemudian bisa menjadi motivasi dan juga mendapat informasi. Kemudian juga akses yang tidak bisa dimasuki secara personal bisa dimasuki.
Bagaimana dukungan DJP terhadap pelaku jasa boga khususnya dari segi permodalan ?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Btalk-Mengangkat-Pelaku-Jasa-Boga-Kalsel.jpg)