Berita Kabupaten Banjar

Warga Mentaos Terjun ke Sungai Martapura Kalsel Berhasil Diselamatkan Relawan

Pemuda warga Mentaos, Banjarbaru, diduga gangguan jiwa terjun ke Sungai Martapura di Desa Dalam Pagar, Kabupaten Banjar, diselatkan para sukarelawan.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
DINAS DAMKAR DAN PENYELAMATAN KABUPATEN BANJAR UNTUK BPOST
Petugas mengevakuasi pemuda diduga menderita gangguan kejiwaan dari Sungai Martapura ke IGD RSUD Ratu Zalecha, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/4/20222). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Seorang pemuda menggegerkan warga di  bantaran Sungai Martapura, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (13/4/20222).

Belakangan pemuda itu diketahui AF (24), terseret arus Sungai Martapura.

Warga Jalan Mentaos RT 34 RW 08, Kelurahan Mentaos, Kota Banjarbaru, diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Nyawanya berhasil diselamatkan petugas gabungan. Selanjutnya, petugas RSUD Ratu Zalecha Martapura menyarankan keluarga agar pasien dirawat di RSJ Sambang Lihum di Gambut.

Baca juga: Geger Pria Bagi Amplop di Rapat Paripurna DPRD Banjar, Sekwan Enggan Bicara 

Baca juga: Gelar Aksi di Depan DPRD Kota Banjarmasin, HMI Sampaikan Lima Tuntutan

Informasi dihimpun Banjarmasinpost.co.id, AF terjun dari depan rumah warga di Desa Dalam Pagar yang dikunjungi bersama orangtuanya. Dia akan diberikan pengobatan alternatif.

Ternyata begitu ingin diterapi, terjun ke Sungai Martapura. Warga Desa Dalam Pagar pun geger karena khawatir akan tenggelam, terseret arus deras.

Para sukerelawan gabungan kemudian melakukan pertolongan. Akrhinya, berhasil menyelamatkannya.

Selanjutnya, segera mengevakuasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura dengan mobil ambulans EBR. "Kami melakukan evakuasi dibantu tim gabungan," ujar Irfan, anggota EBR.

Baca juga: Simulasi Bus Trans Banjarbakula Kalsel dari Gambut ke Batibati, Beroperasi 16 April 2022

Baca juga: Penyidikan Korupsi Bank Plat Merah di Batola, Kejati Kalsel Kembali Panggil Kepala Cabang

Menurut Irfan, orangtua AF mengaku anaknya sebelum terjun masuk sungai akan diobati di Dalam Pagar.

Sebelumnya, AF ditemukan di Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, berlari tanpa alas kaki.

"Dievakuasi relawan di Angkinang ke Kota Banjarbaru. Siangnya, dibawa orangtua berobat di Desa Dalam Pagar," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved