Berita Banjarmasin
Sikapi Ambruknya Toko Alfamart Gambut, Wali Kota Banjarmasin Minta Dinas PUPR Aktifkan Wasbang
Menyikapi ambruknya toko Alfamart Gambut, Wali Kota Banjarmasin meminta Dinas PUPR mengaktifkan wasbang
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina turut menyampaikan dukacita terkait dengan insiden maut ambruknya bangunan toko Alfamart di Jalan A Yani KM 13,5 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar pada Senin (18/4/2022) sore.
Sekadar diketahui belasan orang menjadi korban dalam insiden ambruknya bangunan toko Alfamart pada Senin (18/4/2022) sore tersebut. Bahkan diketahui ada korban jiwa lebih dari satu orang dari kejadian ini.
"Kami turut berbelasungkawa terhadap korban, mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," kata Ibnu, Selasa (19/4/2022).
Terkait dengan antisipasi agar tidak terjadi hal serupa di Banjarmasin, Ibnu pun menerangkan sudah mengimbau Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Baca juga: VIDEO Update Toko Alfamart Gambut Ambruk, Kabid Humas Polda Kalsel Sebut 2 Korban Belum Ditemukan
Baca juga: 14 Korban Ambruknya Toko Alfamart Gambut Sudah Dievakuasi, 4 Orang Meninggal Dunia
Baca juga: Korban Terakhir Toko Alfamart Gambut Ambruk Ditemukan Meninggal, Evakuasi Diringi Tangisan Keluarga
Imbauan tersebut terkait dengan memfungsikan kembali pengawasan bangunan (wasbang).
"Kebetulan di Dinas PUPR ada bidang wasbang, jadi kita imbau untuk diaktifkan lagi. Agar pemberian IMB, yang sekarang menjadi Pengawasan Bangunan Gedung (PBG) benar-benar dilakukan pengawasan," katanya.
Pengawasan ini lanjut Ibnu sangatlah penting, tentunya untuk memberikan kepastian keamanan bahwa gedung tersebut memang layak digunakan.
"Pengawasan untuk memastikan bahwa gedung yang digunakan untuk aktivitas publik itu aman," jelasnya.
Baca juga: Penanganan Tragedi Ambruknya Ruko Alfamart Gambut Kalsel, Polisi Mencari Rekaman CCTV
Tak kalah penting, Ibnu pun menghimbau juga agar Dinas PUPR juga mensosialisasikan Sertifikat Layak Fungsi (SLF).
"Sebetulnya SLF itu wajib, untuk memastikan keamanannya. Dan mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi khususnya di Banjarmasin," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Proses-evakuasi-korban-ambruknya-bangunan-toko-Alfamart.jpg)