Rakat Mufakat
HSS Terus Dukung Program Hibah Pembiayaan Anggota Bintara Polri
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus berupaya untuk terus mendukung program hibah pembiayaan anggota Bintara Polri.
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus berupaya untuk terus mendukung program hibah pembiayaan anggota Bintara Polri.
Terkait hibah ini, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalsel serta Pemerintah Kabupaten Kota menggelar video conference (Vicon) terkait Rapat Lanjutan pembiayaan hibah anggota Bintara Polda Kalsel tahun 2022 dan 2023.
Selain itu, rapat juga mengenai rencana pembangunan Mako Polda Kalsel beserta pembangunan perumahan pejabat Polda Kalsel di Banjarbaru, Rabu (20/4/2022).
Sejumlah pimpinan daerah turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Rupatama Polda Kalsel tersebut. Diantaranya, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Roy Rizali Anwar, Pejabat Umum Polda Kalsel.
Di Kabupaten HSS kegiatan ini diikuti dari Ruang Media Center Sekdakab HSS dan diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten HSS Drs H Muhammad Noor, Kalpolres HSS AKBP Sugeng Priyanto, Asisten III Administrasi UmumDrs Iwan Friady, Kepala BPKPD Drs H Nanang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Roni Rusnadi, Kabag SDM Polres HSS dan Kasubag Logistik Polres HSS.
Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Muhammad Agung Budijon menyampaikan, jika Kapolda Kalsel menjadi pilot project dalam pemberian hibah dalam rekrutment Bintara Polri tahun anggaran 2021.
"Hal ini berkat kepala daerah baik gubernur, bupati maupun walikota.Ini merupakan kebanggaan bagi semua. Atas kerjasama yang sudah dijalin ini sudah menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Selatan," jelasnya.
Dibeberkannya, dalam waktu singkat tercatat 636 pemuda Kalsel sudah menjadi anggota Polri. Ditambah dipa yang ada di Polda Kalsel 230. Sehingga totalnya 800 sampai 900 personel anggota Polri.
Dengan adanya penambahan anggota bintara Polri ini melalui dana hibah ini secara keseluruhan dimasing-masing Polres sudah menambah personelnya sesuai dengan dana hibah yang diberikan Pemkab masing-masing. Sesuai dengan apa yang diberikan didalam kontribusinya penganggaran dana hibah.
Lebih lanjut ia menyampaikan dalam rangka menyelarasakan pembangunan Mako Polda Kalsel dan PJU harusnya sudah dibangun di tahun 2021. Tapi karena pandemi covid tidak terjadi pembangunan karena refocusing anggaran. Sehingga tahun 2022 sudah dilakukan bersama-sama dengan Gubernur Kalsel yaitu pencanangan pembangunan Mako Polda di Banjarbaru.
“Alhamdulillah sudah dilakukan pembangunan. Namun masih banyak pembangunan-pembangunan yang ada di dalam operasionalnya belum tercukupi. Karena anggarannya masih jauh. Baru bangunan induk saja," katanya.
Pada 2023 Polda Kalsel akan menambahkan bangunan-bangunan yang belum terealisasi seperti Direktorat kriminal umum khusus, Narkoba, Lalu Lintas, Intilejent termasuk perumahan PJU.
Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK menyambut baik dan siap membantu soal penganggaran di DPRD Kalsel. Karena kolaborasi yang bersama inilah yang bisa menjadi simbol kebersamaan. Yang menjadikan Kalimantan Selatan sebagai contoh dari provinsi lainnya dalam soal dana hibah.
Sementara itu, Sekda Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen ditiap tahunnya akan mealokasikan anggaran, pada tahun 2021 lalu Provinsi kalimantan Selatan sudah menghibahkan sekitar Rp 5 miliar.
"Rencananya tahun ini akan dihibahkan lagi anggaran yang sama dengan tahun sebelumnya," ujarnya.