Ramadhan 2022

Perkuat Ibadah di 10 Hari Terakhir Ramadhan 2022 dengan Iktikaf, Simak Juga  Waktu & Keutamaanya

Di 10 Hari terakhir Ramadhan 2022 ini kita hendaknya memperbanyak ibadah dengan melakukan Iktikaf di Masjid. simak waktunya dan keutamaannya

Editor: Irfani Rahman
net
Ilustrasi Iktikaf di Masjid 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ramadhan 1443 H / Ramadhan 2022 telah memasuki malam ke-22 pada Sabtu (23/4/2022) ini.

Berarti umat Islam telah memasuki 10 hari terakhir bulan penuh kemulian ini.

Di 10 hari terakhir ini kita dianjurkan tetap mempertebal ibadah kita . Apalagi di malam 10 hari terakhir Ramadhan ini ada satu malam istimewa yakni malam Lailatul Qadar.

Untuk menambah porsi ibadah kita guna menanti Lailatul Qadar , banyak kaum muslimin melakukan Iktikaf yakni beriam di masjid dan melakukan ibadah dengan khusyu.

Berikut waktu pelaksanaan Iktikaf lengkap dengan hal-hal yang harus dihindari saat Iktikaf dan keistimewaannya.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1443 H/24 April 2022, Wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya dan Banjarmasin

Baca juga: Daya Tahan Tubuh Tetap Ok saat Berpuasa, dr Zaidul Akbar Sarankan Olah Madu Jadi Minuman Fermentasi 

Dalam tayangan Tanya Ustaz di Kanal YouTube Tribunnews, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah, Dr H Baidi mengatakan ayat yang menjelaskan Lailatul Qadar sangat jelas terdapat di Surat Al-Qadr.

Ia menjelaskan, ayat tersebut memberikan pemahaman bahwa di dalam bulan Ramdhan terdapat satu malam yang mulia disebut dengan Lailatul Qadar.

Selain itu, pahala yang akan didapatkan oleh umat Musilm yang menjalankan ibadah saat Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.

"Kebaikan dan pahala yang diberikan pada orang yang melaksanakan ibadah di waktu Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan atau kurang lebih 84 tahun," jelasnya.

Kemudian, ia juga menjelaskan, terdapat sunnah dari Rasulullah SAW dalam 10 hari terakhir untuk melakukan i'tikaf.

Sementara itu, Iktikaf adalah berdiam di dalam masjid dengan syarat tertentu dan niat beribadah semata-mata hanya untuk Allah SWT.

Lalu kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan Iktikaf?

Baca juga: Ini Batas Waktu Mengerjakan Shalat Tarawih Sendirian, Simak Juga Doa Kamilin Arab dan Latin

Baca juga: Besarnya Keutamaan Rutin Mengerjakan Shalat Rawatib, Buya Yahya : Dibangunkan Rumah di Surga

Waktu Pelaksanaan Iktikaf

Mengutip dari Gramedia.com, waktu dianjurkannya melakukan Iktikaf adalah pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, yakni ketika Lailatul Qadar.

Hal tersebut sesuai dengan Hadits Shahih berikut ini:

“Bahwasanya Nabi SAW selalu beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkannya. Kemudian para istri Beliau beri’tikaf sepeninggal Beliau.” (HR. al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiyallahu ‘anha).

Kemudian ibadah tersebut berakhir pada akhir bulan Ramadhan yaitu ketika matahari terbenam pada malam ‘Ied.

Menyambut Idul Fitri jemaah melakukan Itikaf di Masjid Nabawi dinihari waktu setempat (pagi waktu Indonesia).
Menyambut Idul Fitri jemaah melakukan Itikaf di Masjid Nabawi dinihari waktu setempat (pagi waktu Indonesia). (banjarmasinpost.co.id/ernawati (repro TV Masjid Nabawi))

Niat untuk Melaksanakan Iktikaf

Nawaitu an a`takifa fi hadzal masjidil ma dumtu fih

Artinya: "Saya berniat i’tikaf di masjid selama saya berada di dalamnya”

Hal-hal yang Harus Dihindari saat Iktikaf

- Bercanda dengan teman

- Mengobrol hal-hal yang tidak berguna karena dapat mengganggu konsentrasi orang lain yang sedang melaksanakan i’tikaf

- Berduaan dengan lawan jenis

- Tidur

- Keluar dari masjid tanpa ada keperluan yang penting

Akan tetapi, jika seorang mu’takif (orang yang melaksanakan i’tikaf) mempunyai kebutuhan yang mendesak (hendak buang hajat, makan, minum, berobat) tentu saja boleh meninggalkan tempat i’tikafnya.

Keutamaan Iktikaf

Mengutip dari sumsel.kemenag.go.id, berikut keutamaan Iktikaf:

1. Menjauhkan diri dari neraka

Hal tersebut sesuai dengan hadist berikut:

Dari ibnu Abbas ra: “Barang siapa beri’tikaf satu hari karena mengharap keridhoan Allah, Allah akan menjadikan jarak antara dirinya dan api neraka sejauh tiga parit, setiap parit sejauh jarak timur dan barat” (HR. Thabrani, Baihaqi dan dishohihkan oleh Imam Hakim).

2. Dijanjikan Surga

Imam Al-Khatib dan Ibnu Syahin meriwayatkan hadits dari Tsauban ra:

Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang beri’tikaf antara Maghrib dan Isya di masjid, dengan tidak berbicara kecuali sholat dan membaca Al-Quran, maka Allah berhak membangunkan untuknya istana di surga".

3. Melakukan Iktikaf, akan membuat seseorang lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah

Oleh karena itu, dengan iktikaf seseorang akanberkesempatan mendapatkan kemuliaan lailatul qodar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapan Waktu Pelaksanaan Iktikaf? Simak Keistimewaan dan Hal-hal yang Harus Dihindari saat Iktikaf, 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved