Pembunuhan di Kalsel

Calon Pengantin Tewas dengan 5 Tusukan di Perut, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polres Banjar

Muhammad Lutfi tewas ditusuk BS dan pelaku segera menyerahkan diri ke Polres Banjar. Pelaku cemburu karena mantan kekasihnya akan nikah dengan korban.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS POLRES BANJAR UNTUK BPOST
Tersangka pelaku pembunuhan, BS, kini ditahan di Polres Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (27/4/20222). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dua hari nanti atau pada 29 April 2022, Muhammad Lutfi (28) berniat menikahi perempuan pujaan hatinya, berinisal NW.

Namun ternyata, perjalanan hidup Muhammad Lutfi berkata lain. Lelaki ini tewas di tangan pelaku, berinisial BS, di kawasan Murung Kenanga, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (27/4/2022).

Diketahui, pelaku merupakan mantan pacar NW. Dan, lelaki ini diduga cemburu karena sang mantan akan menikah dengan korban.

Pelaku, disebut-sebut warga Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, melukai perut korban dengan pisau yang dibawanya.

Baca juga: VIDEO Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Amankan Sabu 8 Kg lebih

Baca juga: Berkas Perkara Arisan Online Fiktif Sudah P21, Dilimpahkan ke PN Banjarmasin Pasca Idul Fitri

Dia menusukannya pisaaunya sebanyak lima kali ke tubuh korban. Korban pun terkapar bersimbah darah, ditinggal pelaku yang kemudian menuju Polres Banjar untuk menyerahkan diri.

 Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Banjar, Iptu H Suwarji, membenarkan pelaku tersebut menyerahkan diri. 

Sedangkan korban, sudah meninggal, setibanya di IGD RSUD Ratu Zalecha Kota Martapura

Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya adalah calon istri korban, kemudian pemilik rumah yang menjadi tempat murkanya pelaku kepada korban. 

Baca juga: Kuota Haji Tanbu Hanya 69 Orang, Banyak Calon Jemaah Haji Tanahbumbu Yang Gagal Berangkat

Baca juga: Kuota Haji Terbatas, Lebih Separo Calhaj Tanahlaut Tertunda Lagi Berangkat ke Mekkah

Terpisah, Kepala Desa Murung Kenanga, Mahfudz, mengatakan, korban dan pelaku merupakan warga luar Desa Murung Kenanga. 

Selama ini, tidak pernah terjadi peristiwa perkelahian hingga korban meninggal dunia di daerahnya. "Saya dan tokoh masyarakat sangat menyayangkan," ungkapnya. 

Rencana Kades Mahfudz, akan membawa warga dan tokoh masyarakat membaca Selawat Burdah dan mengimbau agar masyarakat menjaga situasi desa tetap kondusif.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved