ramadan 2022

Tips Sehat Berpuasa di Akhir Ramadan Menurut dr Zaidul Akbar

Di pengujung Ramadan kali ini, tidak ada salahnya kita kembali menyimak tips dari dr Zaidul Akbar agar tubuh tetap fit

Penulis: Mariana | Editor: Budi Arif Rahman Hakim
Youtube dr Zaidul Akbar
Dokter Zaidul Akbar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Memasuki pengujung Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadahnya.

Tak hanya puasa dan salat wajib, umat muslim juga dianjurkan untuk menjalankan amal ibadah lainnya, misalnya salat sunnah siang dan malam, membaca Al-Qur'an, dzikir, dan sedekah.

Di pengujung Ramadan kali ini, tidak ada salahnya kita kembali menyimak tips dari dr Zaidul Akbar agar tubuh tetap fit selama berpuasa.

dr Zaidul Akbar menuturkan, banyak yang menjadikan bulan puasa malah bukan untuk menundukkan hawa nafsu.

"Tapi justru di bulan puasa sebagian orang memperturut hawa nafsunya. Saya membaca berbagai macam hadist, namun tidak terlalu banyak Nabi SAW tentang makanan yang dikonsumsi saat Ramadhan," jelas dr Zaidul Akbar dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube dr. Zaidul Akbar Official.

Namun demikian secara gamblang Nabi Muhammad SAW menyebutkan makanan yang baik untuk berbuka adalah kurma, meliputi kurma basah, kurma kering, dan air.

Hal tersebut tertuang dalam hadist Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu:

كَانَ رَسُو لُ اللِّهِ صَلَّى اللَّهً عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أََنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَا تٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَم تَكُنْ حَسَا حَسَواتٍ مِنْ مَاءٍ

Artinya: Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan korma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan korma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air.

Rasulullah SAW juga mengimbau untuk sekadar minum air putih saat sahur, demi mendapatkan keberkahan.

Dari anjuran Nabi Muhammad SAW tersebut, dapat dipetik pelajaran agar dapat menundukkan hawa nafsu selama bulan Ramadan.

"11 bulan rasanya mungkin sudah cukup untuk makan yang enak atau bahkan tidak sehat. Saatnya di bulan Ramadhan untuk mengurangi makan dan memperbanyak amal ibadah," ucapnya.

dr Zaidul Akbar menekankan, hal tersebut adalah esensi dari puasa di bulan Ramadan, yakni mengurangi makanan fisik dan memperbanyak makanan non fisik berupa ibadah, tilawah, zikir, sedekah, dan segala kebaikan lain yang bisa dilakukan di bulan Ramadan.

Hikmah yang dapat dipetik di bulan Ramadan yakni belajar mengendalikan diri dari hawa nafsu. Sehingga beribadah lebih damai dan tenang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved