Serambi Ummah

Yuk Shalat Dhuha, Ini Niat dan Tata Caranya, Simak Juga Keistimewaan Shalat Sunnah Ini

Ustadz Adi Hidayat paparkan tata cara Shalat Dhuha. Simak juga batas waktu dan keistimewaan Shalat Dhuha ini

Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
(handover via Tribun Bogor)
ilustrasi sedang laksanakan sholat dhuha. Usadz Adi Hidayat memberikan penjelasan tentang keutamaan shalat dhuha 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Memasuki 2 Syawal 1443 H kita hendaknya terus meningkatkan amal ibadah kita. Terlebih setelah menunaikan Ramadhan 2022.

Salah satunya adalah menunaikan ibadah Shalat Dhuha. Berikut ini niat dan tata cara Shalat Dhuha yang disampaikan Ustadz Adi Hidayat.

Simak juga keiistimewaan dan waktu Shalat Dhuha. Yuk kita mengamalkan shalat sunnah ini.

Sebelum memulai aktivitas di hari ke-23 ramadhan 1443 H ini ada baiknya kita memulainya dengan Shalat Dhuha.

Menunaikan Shalat Dhuha sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Niat dan Tata Cara Shalat Isyrag, Shalat Sunnah yang Miliki Keistimewaan Besar

Baca juga: Perbanyak Zikir Ini, Keutamaannya Membuka Pintu Rezeki Hingga Diampuni Dosa-dosa

Banyak keutamaan di dapat kala mengerjakan shalat sunnah ini.

Nah untuk pengerjaan Shalat Dhuha ini pun ada waktunya.

Ustadz Adi Hidayat beri penjelaskan mengenai batas pengerjaan shalat sunnah yang dikatakan mendatangkan rezeki ini.

Kurang lebih sama dengan shalat lainnya, Shalat Dhuha diawali Takbiratul Ihram dan diakhiri salam.

Shalat sunnah dhuha adalah salah satu shalat yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan shalat dhuha terdiri dari tiga jenis waktu. Yang pertama adalah shalat awal dhuha yang disebut shalat isyraq.

"Usai shalat subuh tidak beranjak dulu, duduk dan berdzikir kepada Allah, bisa pula berdoa, bertafakkur atau ta'lim, bisa bertasbih dzikir pagi petang dengan kalimat-kalimat toyyibah. Lalu muncul syuruq, perjalanannya disebut isyraq melewati satu tombak bayangan, shalat dua rakaat itu pahala shalatnya senilai haji dan umrah," jelas Ustadz Adi Hidayat dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtubeAdi Hidayat Official.

Kemudian pertengahan Dhuha sekitar pukul 8-10 pagi, jumlah rakaatnya 2-4 rakaat. Shalat ini memiliki keutamaan yakni mengganti seluruh zikir yang ada pada tubuh.

"Manfaat lainnya bisa menghambat satu musibah umum, misal kena macet Allah akan menolong tiba-tiba ada orang memberitahu jalan lain yang bisa dilewati," tuturnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved