Berita Tapin
Hadirkan Dua Film Karya Anak Bangsa, Gelas Budaya Tapin Ajak Pemuda Tapin Cintai Karya Anak Banua
Gerakan Lestari Seni (Gelas) Budaya Tapin hadirkan dua film karya anak Banua di Kabupaten Tapin
Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Gerakan Lestari Seni (Gelas) Budaya Tapin hadirkan aktor dua film Karya Anak Banua di Kabupaten Tapin, Senin, (09/05/2022).
Gelas Banua Tapin hadirkan aktor dua film Anak Banua berjudul, Kaminting Pidakan karya Anggi Firmansyah produksi Bias Stodio dan Babilangan karya Muhammad Latief.
Kedua film fiksi tersebut ada yang berangkat dari sejarah dan kearifan lokal yang ada di Kalsel.
Ketua Umum Gelas Budaya Tapin, Anggraini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja di bidang Pendidikan dan Kearsipan yang tujuannya mengajak generasi muda saat ini untuk lebih mengapresiasi dan mencintai hasil karya dari anak Banua.
Baca juga: Ornamen Pasar Terapung dan Tanah Rawa, Karya 2 Mahasiswa ULM Menang Lomba Motif Budaya Kalsel
Baca juga: Balai Adat Dayak Maanyan Desa Warukin Tabalong, Spot Foto dengan Unsur Budaya Khas
"Kita harus apresiasi dan bangga terhadap karya ini, terlebih di film Kaminting Pidakan karya Anggi Firmansyah diisi oleh aktor asli Tapin, Bang Bayu Bastari Setiawan. Dan film Babilangan diolah oleh orang asli Tapin," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Dea Gladies Puspitasari mengatakan bahwa kegiatan ini bernama Sajiwart 2022 yang artinya kegiatan mengapresiasi , melestarikan dan menghibur masyarakat melalui seni dan budaya.
"Kami Gelas Budaya Tapin menampilkan seni musik daerah, setelah itu dilanjutkan nonton bareng dan diskusi film Kaminting Pidakan dan Babilangan," ujarnya.
Dea mengatakan dengan nonton bareng dan diskusi langsung dengan pelaku dalam film tersebut diharapkan dapat merangsang kreativitas, serta menimbulkan minat dan bakat pemuda untuk berkecimpung di dunia perfilman.
"Terus bersinar dan melahirkan karya - karya indah untuk kita semua," ujarnya.
Baca juga: Turut Meriahkan Hari Teater Dunia, Gelas Budaya Tapin Tampilkan Japin Carita Hayatun Nufus
Ditambahkan seorang penonton, M. Rizkan bahwa dengan adanya nobar dan diskusi film ini menjadi pertanda bangkit dan lahirnya sineas muda dari lokal.
"Ini adalah momentum lahir dan bangkitnya industri perfilman Banua. Kita sangat menantikan hal ini," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Para-aktor-dalam-dua-film-yang-ditampilkan-oleh-Gelas-Budaya-Tapin.jpg)