Idul Adha 2022
Jelang Idul Adha 2022, HSU Masih Perlu Pasokan 600 Ekor Sapi Kurban
Jelang Idul Adha 2022, Kabupaten HSU saat ini masih memerlukan pasokan sebanyak 600 ekor sapi kurban
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPIST.CO.ID, AMUNTAI - Menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha 2022, masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalsel saat ini tengah melakukan persiapan untuk penyembelihan hewan kurban.
Beberapa tokoh agama dan juga pihak yang biasanya melakukan penyelenggaraan pemotongan hewan kurban di seluruh Kecamatan juga telah diberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai tata cara dan kondisi hewan kurban yang aman untuk dikonsumsi.
Dinas Pertanian Hsu telah menyelenggarakan sosialisasi tersebut dan akan terus memberikan bimbingan kepada penyelenggara hewan kurban jika memang dibutuhkan dan nantinya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ternak yang akan digunakan untuk hewan kurban.
Kepala Dinas Pertanian Masrai Syawfajar Nejar mengatakan saat ini untuk di Kabupaten HS sudah tidak ada lagi kasus sapi yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK) di mana sebelumnya terdapat suspek sebanyak 4 ekor sapi namun Kondisinya sudah pulih dan sehat.
Baca juga: Pantau Sapi Kurban, Bupati HSS Sebut Ternak dari Luar Daerah Wajib Karantina Selama 14 Hari
Baca juga: Lockdown Sapi Bumijaya Kabupaten Tanahlaut Berlanjut, Ini Jumlah Ternak yang Terpapar PMK
Baca juga: Dinyatakan Sehat, Sapi Potong Asal Sulawesi Selatan Lolos Masuk Kalimantan Selatan
"Ternak sapi juga sudah mulai masuk ke HSU. Namun, untuk Idul Adha masih memerlukan tambahan sekitar 600 ekor sapi lagi. Kemungkinan masih bisa terpenuhi karena beberapa daerah seperti Bali dan NTB serta NTT sudah mulai bisa mengirim sapi," ujarnya.
Sapi yang masuk ke daerah Kalimantan Selatan sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan di Banjarmasin dan juga melalui tahapan isolasi selama dua minggu sebelum dibawa masuk ke area wilayah kabupaten Hsu.
Masrai menambahkan pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sapi yang ada di Kabupaten Hsu.
Para peternak diminta untuk aktif melaporkan kondisi sapi agar jika terdapat penyakit bisa segera diobati. (Banjarmasinpost.com.id/Reni Kurniawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Sapi-milik-peternak-di-wilayah-Kelurahan-Kebun-Sari-Kota-Amuntai-Selasa-17052022.jpg)