Bumi Tuntung Pandang

Pemkab Tala Bertekad Jadikan RSHB Pelaihari Pusat Pengobatan Kanker

Saat ini Rumah Sakit Umum Daerah Hadji Boejasin (RSHB) Pelaihari pun terus ditingkatkan kapasitasnya.

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
RSUD Hadji Boejasin berdiri megah di kawasan Jalan A Yani, Saranghalang. Rumah sakit milik daerah ini akan dijadikan pusat pengobatan kanker di Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pelayanan kesehatan terus diperkuat dan diperluas oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Saat ini Rumah Sakit Umum Daerah Hadji Boejasin (RSHB) Pelaihari pun terus ditingkatkan kapasitasnya.

Bahkan rumah sakit milik Pemkab Tala ini akan dikembangkan menjadi pusat pengobatan kanker di Kalsel.

Kalangan warga di daerah ini pun merespons antusias rencana tersebut.

"Alhamdulillah jika memang ada rencana yang luar biasa seperti itu. Sebagai warga Tala saya berharap semoga saja rencana itu cepat terwujud," ucap Ningsih, warga Angsau, Pelaihari, Kamis (9/6/2022).

Bupati Tala HM Sukamta menegaskan rencana tersebut menjadi salah satu langkah serius Pemerintah Kabupaten Tala untuk mendukung penyembuhan para penderita kanker.

Penegasan itu juga ia sampakan saat melantik sepuluh orang pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Tala masa bakti 2021-2026.

Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Tala, Senin kemarin.

Beberapa waktu lalu Sukamta bersama Direktur RSHB dr Isna Farida pun telah mengunjungi Kota Semarang (Jawa Tengah).

Saat itu ada lembaga setempat yang berkenan diajak kerjasama untuk pengembangan pelayanan RSHB, antara lain penyembuhan kanker.

Sukamta mengatakan sumber daya manusia di RSHB sangat mendukung sehingga infrastruktur harus segera dipenuhi dengan mengajak kerjasama pihak ketiga.

“Pengobatan kanker menjadi salah satu perhatian Pemkab Tala, semoga ke depannya dapat segera direalisasikan,” sebutnya.

Orang nomor satu di Tala ini juga berharap YKI Tala mampu menjadikan komitmen dan membuat semangat bukan hanya pada YKI tetapi pada masyarakat.

Jadi, dapat memberikan arti kehidupan seluruh pengurus, relawan YKI sehingga dapat mengembangkan standar dalam kualitas pelayanan.

Dikatakannya, sebuah organisasi bisa berjalan baik jika sesama pengurus mampu bekerjasama secara kolektif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved