Jemaah Haji Meninggal dalam Pesawat

BREAKING NEWS - Satu Orang Jemaah Haji Kloter Satu Kalsel Asal Balangan Meninggal dalam Pesawat

Seorang jemaah asal Balangan atas nama Samsinah, alamat Jalan Datuk Kandang Haji Kecamatan Juai dikabarkan meninggal dunia di pesawat.

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Pemberangkatan calon haji, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (12/6/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Baru saja dilepas tadi malam Minggu (12/6/2022), kabar duka datang dari dalam pesawat yang memberangkatkan jemaah haji asal Kalimantan Selatan kloter satu ke tanah suci.

Satu orang jemaah asal Balangan atas nama Samsinah, alamat Jalan Datuk Kandang Haji Kecamatan Juai dikabarkan meninggal dunia di pesawat Senin (13/6/2022).

Diketahui jumlah jemaah asal Balangan ada 82 orang.

Dengan adanya satu orang meninggal di dalam pesawat saat keberangkatan, maka jumlah jemaah tersisa 81 orang.

Baca juga: Garuda Indonesia Layani Penerbangan Haji Embarkasi Banjarmasin, Terbangkan 357 Jemaah ke Madinah

Baca juga: Pilu Hati Calon Haji Anang Rudi dari Kabupaten Tabalong Gantikan Posisi Mendiang Ibunda

Kakanwil Kemenag Kalsel, HM Thambrin membenarkan jika satu orang jemaah kloter satu yang berangkat meninggal dunia di dalam pesawat saat keberangkatan ke tanah suci.

Namun terkait kronologi dan penanganan ia mengatakan kurang mengetahui.

"Iya benar, tapi teknis dan kronologi bisa ditanyakan ke pihak Garuda," ujarnya.

Diketahui jemaah kloter satu berangkat ke tanah suci dengan pesawat Airbus T330 Garuda Indonesia dengan jadwal berangkat pukul 03.40 WITA dan tiba di bandara King Abdul Aziz Jeddah pukul 03.10 waktu Arab Saudi Senin (13/6/2022).

Baca juga: Tahanan Satresnarkoba Meninggal Dunia, Kapolresta Banjarmasin Buka Suara

Baca juga: 14 Hari Operasi Patuh Intan 2022, Polres Tapin Targetkan Tujuh Pelanggaran Ini

Jemaah yang berangkat berjumlah 357 orang terdiri dari 258 dari Tabalong, 82 dari Balangan dan 14 orang dari Kabupaten Banjar.

Tiga orang lainnya yang dijadwalkan berangkat di kloter satu juga tertunda berangkat lantaran sakit yakni satu dari Tanahbumbu, dan dua dari Kabupaten Banjar.

Dinas Kesehatan Kalsel sebelumnya juga menyebut jika dari semua jemaah kloter satu maupun keseluruhan jemaah Kalsel, 7 persen diantaranya berisiko tinggi.

Sebanyak 31 persen mengidap hipertensi, 15 persen kolesterol dan 5 persen mengidap diabetes.

Banjarmasinpost.co.id / milna

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved