Berita Banjarmasin
Jelang Idul Adha, Sapi di RPH Basirih Banjarmasin Disemprot Desinfektan
Setiap kandang tempat penampungan sapi yang ada di RPH yang terletak di Jalan Tembus Mantuil Banjarmasin disemprot cairan desinfektan.
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ratusan sapi yang ada di Rumah Potong Hewan (RPH) Basirih Banjarmasin disemprot cairan desinfektan, Jumat (8/7/2022).
Penyemprotan desinfektan dilakukan oleh tim dari Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin dan juga sejumlah personel dari Satbrimob Polda Kalsel dan bekerjasama juga dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin.
Setiap kandang tempat penampungan sapi yang ada di RPH yang terletak di Jalan Tembus Mantuil disemprot cairan desinfektan.
Dan dari pantauan banjarmasinpost.co.id, dari ratusan sapi yang disemprot desinfektan saat itu, ada satu di antaranya yang mengamuk diperkirakan karena panik.
Baca juga: Iduladha 1443 H, Masjid Al Anshor Banjarmasin Sembelih 17 Ekor Sapi dan 4 Ekor Kambing
Beruntung semua sapi sudah diikat saat berada di dalam kandang, dan setelah beberapa menit, sapi ini pun kembali tenang.
Sub Koordinator Karantina Hewan di Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, drh Isrokal menerangkan kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut sebagai upaya untuk pencegahan terjadinya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Terlebih seperti diketahui, hanya tinggal hitungan hari saja lagi masyarakat akan menghadapi Idul Adha 1443 H, dimana akan banyak menggunakan hewan kurban.
"Ini kita lakukan untuk peningkatan kewaspadaan terjadinya penularan PMK di Kalsel, khususnya untuk Banjarmasin," ujarnya.
Disinggung mengenai stok sapi yang didatangkan dari daerah luar dan masuk ke wilayah Kalsel khususnya Banjarmasin, drh Isrokal menerangkan aman.
Apalagi berbagai prosedur maupun pemeriksaan sudah dilakukan oleh Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin.
"Sesuai tupoksi kita yaitu pencegahan penyakit dari luar, kami yang masuk Kalsel melalui pelabuhan dan bandara itu tidak ada yang memiliki gejala klinis PMK," jelasnya.
Baca juga: Niat Antar Sapi ke Kecamatan Juai Balangan, Warga HSU Ini Diminta Kembali untuk Lengkapi SKKH
Sementara itu Kepala DKP3 Banjarmasin, Makhmud menerangkan ada sekitar 600 sapi yang tersedia saat ini di RPH Basirih.
"Untuk kebutuhan diperkirakan sekitar 1500 ekor, dan masih akan ada yang datang lagi. Dan sapi-sapi ini berasal dari sapi lokal di Kalsel dan juga dari daerah luar namun masih aman," katanya.
Dibeberkan juga oleh Makhmud, sapi-sapi yang ada di RPH Basirih ini siap dan akan untuk dijadikan hewan kurban.
"Sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan oleh Balai Karantina Kelas I Banjarmasin dan dilakukan karantina juga sebelum sapi dimasukkan ke RPH," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Petugas-sedang-melakukan-penyemprotan-cairan-disinfektan-ke-kandang-sapi.jpg)