Ekonomi dan Bisnis
Sasirangan dan Tas Purun Kalimantan Selatan Tembus Pasar Amerika
Sasirangan dari Kabupaten Barito Kuala dan tas purun Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalsel, diekspor ke Amerika dengan nilai Rp 1,12 miliar.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sasirangan dan tas purun dan UMKM Kalsel tembus ekspor ke pasar Amerika.
Ekspor perdana sudah dilakukan pada 13 Juli 2022 melibatkan dua pelaku UMKM, yaitu dari Kabupaten Barito Kuala (Batola) untuk sasirangan dan tas purun dari Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Mengenai ekspor Kalsel atas dua produk UMKM tersebut akan dilaksanakan berkelanjutan setiap bulan menggunakan kargo udara. Pertimbangan yang ada, tidak lain adalah karena lebih cepat dari pada kargo laut.
Hal itu dijelaskan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Supriadi. Untuk ekspor Kalsel atas produk tas purun dan baju sasirangan ke Amerika. nilai transaksinya 75.000 USD (kurs Rp 15 ribu) atau setara Rp 1,12 miliar.
Baca juga: Kuasa Hukum Tuding Penetapan DPO Mardani Bentuk Sabotase KPK, Ali Fikri : Sudah Sesuai Prosedur
Baca juga: Mantan Bupati Tanbu Mardani Maming Masuk DPO KPK, Polda Kalsel Turut Bantu Pencarian
Baca juga: Kejaksaan Batola Terima Pelimpahan Kasus Dugaan Korupsi Rp 5,9 Miliar dari Kejati Kalsel
"Saat ini sudah terbangun hubungan bisnis ke 10 negara bagian di Amerika, di antaranya Seattle, Colorado, Chicago, Las Vegas, New York, Los Angeles, Florida, Ohio, Nevada, Alabama dan negara bagian lainnya menyusul," sebutnya.
Dijelaskan Supriadi, barang yang dia ekspor saat ini terbatas hanya pada kerajinan tas purun dan baju sasirangan.
Ke depan akan lihat potensi kerajinan yang bisa masuk di pasar Amerika. Tidak menutup, melibatkan pelaku UKM Kalsel lainya.
Bahkan , Apindo Kalsel akan ekspor kembali pada ahir Agustus nanti.
Baca juga: Siswa Sekolah di Banjarmasin Terkonfirmasi Positif Covid-19, Begini Langkah Dinas Kesehatan
Baca juga: Mobil Rombongan Masjid Al Jihad Amuntai Tercebur, Ini Keterangan Polres HST Kalsel
Baca juga: Prakiraan Cuaca Besok Kamis 28 Juli 2022, Wilayah Kalimantan Terancam Cuaca Ekstrem
"Saya berangkat kembali ke Amerika untuk membuka jaringan baru, diharapkan ke depan bisa masuk ke sekitar 50 negara bagian di Amerika," urainya.
Terkait nilai transaksi sebesar Rp 1,12 miliar, ditargetkan Supriadi bisa meningkat setiap bulannya.
"Jika sukses di Amerika, bahkan sangat mungkin terbuka peluang untuk ekspasi jaringan perdagangan baru di negara lainnya, misalnya pasar Eropa dan Australia," ungkapnya.
Relasi bisnis di luar negeri bisa terealisasi berkat bantuan dari diaspora Indonesia atas produk UMKM Kalsel.
Ditambah pula, dukungan dari pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia dan konsultan.
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Tas-purun-dari-kalimantan-sleatan-kalsel-diekspor-ke-Amerika-27072022.jpg)