Berita Banjarmasin
Gedung SDN 7 Antasan Besar Banjarmasin Miring, Disdik Usulkan Perbaikan
Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin sudah mengajukan anggaran khusus perbaikan bangunan SDN 7 Antasan Besar Banjarmasin
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menyikapi kondisi SDN 7 Antasan Besar Banjarmasin, Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin sudah mengajukan anggaran khusus perbaikan bangunan sekolah di Jalan Meratus, Kelurahan Antasan Besar, Banjarmasin, Kalsel.
Kabid SD Disdik Kota Banjarmasin, Isnoredy menyebutkan, anggaran yang diajukan sebesar Rp 3,2 miliar melalui APBD Pemko Bajarmasin tahun 2023.
"Sudah di ajukan, tinggal menunggu persetujuan DPRD Kota Banjarmasin," ucap Isnoredy, Rabu (3/8/2022).
Rencananya dengan anggaran yag diajuka senilai Rp 3,2 miliar tersebut, Isnoredy mengatakan, bakal mengerjakan kondisi bangunan yang paling parah terlebih dahulu.
Baca juga: Gedung SDN 7 Antasan Besar Banjarmasin Miring, Kepsek Berharap Cepat Diperbaiki
Baca juga: Terdampak Banjir Rob, PTM di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin Diganti Menjadi PJJ
Baca juga: Tujuh Ruang Kelas SDN Antasan Besar 7 Amblas 30 Cm, Sekolah Ngadu ke Disdik
"Apakah bisa dikerjakan menyeluruh atau secara bertahap, kita lihat nanti. Kalau bertahap, kita carikan yang mana paling parah dulu, yang bisa digunakan, kita anggarkan tahun berikutnya," bebernya.
Selain lewat APBD, Isnoredy mengungkapkan juga mengusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Jadi ada dua sumber dana, dari APBD kita usulkan, dan dari APBN kami usulkan juga. Semoga saja diterima keduanya, sehingga bisa mendapatkan bantuan juga dari DAK di Kementrian Pendidikan," tuturnya.
Untuk APBD, pihaknya ajukan Rp 3,2 miliar, sedangkan APBN tidak tahu berapa nanti disetujui.
"Tanggal 8 Agustus ini ada sinkronisasi dengan pihak Kementrian," tambahnya.
Terkait kegiatan belajar di SDN 7 Antasan Besar Banjarmasin yang dibagi menjadi dua shift. Isnoredy akan mengkoordinasikan dengan pihak sekolah.
Khususnya kelas 6, terkait persiapan anak mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir.
"Kalau memang harus, kita aka siapkan bagamana caranya, biar mereka dapat pendidikan dengan waktu penuh," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 15 ruangan di SDN 7 Antasan Besar Banjarmasin, kondisinya sudah tak layak digunakan untuk kegiatan belajar.
Dari pantauan, satu lorong bangunan dua tingkat di SDN 7 Antasan Besar Banjarmasjn tersebut mengalami retakan di bagian dinding ruang kelas, dan juga sudah miring.
Menurut Kepala SDN 7 Antasan Besar Banjarmasin, Widarini Febrianingrum, kondisi demikian sudah terjadi sejak tahun 2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Kondisi-ruang-kelas-di-SDN-7-Antasan-Besar-Banjarmasin.jpg)