Berita Olahraga
Jadi Olahraga yang Mulai Digemari di Kalsel, Begini Cara Pembuatan Sumpit Modern
sumpit senjata masyarakat pedalaman Kalimantan, khususnya suku Dayak untuk berburu dan berperang, sekarang menjadi cabang olahraga.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Olahraga tradisional sumpit kini mulai digemari warga Kalimantan Selatan (Kalsel).
Jika dulu sumpit digunakan sebagai senjata masyarakat pedalaman Kalimantan, khususnya suku Dayak untuk berburu dan berperang.
Namun sekarang, sumpit menjadi cabang olahraga (cabor) di beberapa kejuaraan besar.
Selain itu, cara pembuatan sumpit juga sudah bergeser seiring perkembangan zaman.
Baca juga: Cabang Olahraga Sumpit di Forda Kalsel, Kategori Putri Dipertandingkan Lebih Dulu
Baca juga: Sumpit, Senjata Tradisional Jadi Olahraga yang Digemari Warga Kalsel
Sekarang, sumpit dibuat dengan peralatan modern agar proses pengerjaannya lebih praktis.
“Jika dulu perlu waktu bisa enam bulan bahkan setahun, sekarang cukup tiga hari sudah selesai,” kata pegiat sumpit di Banjarmasin, Noorliyansyah, Selasa (16/8/2022).
Saat ini, kata Liyan, bahan dasar untuk membuat sumpit modern tidak berbeda dengan sumpit tradisional, yakni sama-sama dari Kayu Jati Cina.
Bedanya, pada bagian dalam sumpit modern dipasangi pipa.
Baca juga: Dispora Siapkan Festival Olahraga Tradisional di Puncak Peringatan Hari Jadi ke-72 Provinsi Kalsel
Sedangkan sumpit tradisional, dibikin dengan menggunakan tenaga dari alam, memanfaatkan kekuatan arus air riam yang dibuat menjadi semacam kincir penumbuk padi.
“Jadi lebih praktis dan tidak memakan waktu lama untuk pembuatan sumpit modern,” tuturnya.
Batang sumpit modern yang biasa digunakan di kejuaraan memiliki ukuran bervariasi, antara 150-250 centimeter.
Berbeda dengan batang, lanjut Liyan, untuk damak (peluru) sumpit cukup mudah dijumpai.
Bahkan menurutnya, banyak toko online yang menjual alat berukuran agak kecil tersebut.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Ragam-alat-sumpit-dengan-berbagai-ukuran-berjejer-di-GOR-Hasanudin-HM.jpg)