Berita Tabalong

Tim dari Kanwil Kemenkumham Kalsel dan Petugas Rutan Tanjung Gelar Razia dan Tes Urine

Tim Satops Patnalpas Kemenkumham Kalsel dan petugas Rutan Tanjung, Tabalong, sita barang berbahaya yang disimpan tahanan dan napi, Kamis (25/8/2022).

Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS RUTAN TANJUNG UNTUK BPOST
Barang hasil razia dan tes urine di Rutan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (25/8/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Penggeledahan dilakukan petugas di blok hunian penghuni Rutan Kelas II B Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (25/8/2022).

Para petugas itu adalah Tim Satuan Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnalpas) Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Selatan (Kalsel), bersama seluruh petugas Rutan Kelas IIB Tanjung.

Bukan hanya itu saja, pada kegiatan ini juga dilakukan tes urine untuk penghuni rutan, serta pelaksanaan instrumen deteksi dini pada lingkungan rutan sebagi bentuk kesigapan petugas dalam menanggulangi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan ini diikuti Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalsel, Sri Yuwono, didampingi Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi, Sugito.

Serta, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan, M Susanni.

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Bakal Nikmati Dana Pensiun, Bila Kapolri Listyo Sigit Prabowo Lakukan Hal ini

Baca juga: NEWS UPDATE : Sebelum Jalani Sidang Etik, Irjen Ferdy Sambo Ajukan Pengunduran Diri

Sementara itu, proses penggeledahan kamar hunian di Rutan Tanjung ini dibagi dalam dua tim yang  dimulai dari blok tahanan dan narapidana. 

Penghuni blok dengan tertib keluar dari kamar selama petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan mengamankan benda-benda yang dianggap membahayakan kemanan dan ketertiban. 

Hasil dari penggeledahan, tidak ditemukan barang terlarang seperti alat komunikasi ataupun obat-obatan terlarang. 

Tetapi, petugas tetap menyita barang-barang yang berpotensi disalahgunakan sehingga menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, yaitu rakitan alat tato, sabuk ikat pinggang, kartu domino, cutter dan lainya.

Selesai kegiatanm langsung dilanjutkan dengan tes urine kepada petugas dan warga binaan guna memastikan bahwa tidak terdapat penyalahgunaan narkoba. 

Baca juga: Terlibat Tadah Motor Curian Aksi Oknum Polisi,  Pria Banjarmasin Ini Diringkus Polsek Lianganggang

Baca juga: Beraksi Rampas Motor Warga Banjarbaru, Dua Oknum Polisi Ini Gadaikan Motor di Banjarmasin Rp 2 Juta

Tes urine dilakukan kepada 10 orang warga binaan dan  juga 10 petugas yang dipilih secara acak dengan hasil keseluruhan negatif.

Sementara itu, Sri Yuwono menyampaikan arahan agar tidak bermain dengan yang namanya narkoba dsn jadi jembatan untuk para warga binaan dalam penyaluran narkoba ke dalam rutan

Dia mengingatkan, kasus sebelumnya sudah menjadi bukti nyata. Divisi Pemasyarakatan pada tahun lalu mengirimkan dua oknum pegawai yang terlibat penyalahgunaan narkoba dan tahun ini ada tiga orang yang akan dikirim ke Nusa Kambangan. 

"Jika kurang duit, ya jangan mencari dengan cara yang haram, dengan cara yang halal saja," katanya

Terpisah, Kepala Rutan Tanjung, Rommy Waskita Pambudi, berterima kasih atas adanya kegiatan Satops Patnal Pas.

Penggeledahan blok hunian di Rutan Kelas II B Tanjung, Kabupaten Tabalong kalsel Kamis (25082022).
Penggeledahan blok hunian di Rutan Kelas II B Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (25/8/2022).

Karena menurutnya, sangat membantu dalam melaksanakan kegiatan penggeledahan blok hunian sebagai bagian dari deteksi dini serta antisipasi potensi gangguan kamtib.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved