Berita Balangan

Semakin Memprihatinkan, Keretakan Lantai Jembatan Paringin Timbulkan Lubang 

Kondisi Jembatan Paringin, Kabupaten Balangan dianggap semakin memprihatinkan. Meski sudah dipasang pelat besi.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: M.Risman Noor
Banjarmasinpost
Jembatan Paringin saat ini makin memprihatinkan. Retakan membentuk lubang membahayakan pengendara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Kondisi Jembatan Paringin, Kabupaten Balangan dianggap semakin memprihatinkan. Pasalnya, meski sudah dipasang pelat besi, rupanya cekungan tetap terjadi pada lantai jembatan. 

Ada bagian lantai jembatan yang mengalami keretakan yang akhirnya dipasang pelat besi oleh pihak yang berwenang. Namun ada pelat besi yang terlepas dari tempat semestinya. 

Keretakan jembatan ini pula menjadi kekhawatiran bagi pengguna jalan yang melintas. Apalagi terlihat ada lubang pada bagian lantai jembatan yang dipasangi pelat besi tersebut.

Selain itu, karena adanya road barrier dan bagian cekungan lantai jembatan yang semakin dalam, membuat pengendara, khususnya roda empat yang berselisih di jembatan harus bergantian saat melintas. 

Kondisi ini pun kerap menyebabkan kemacetan panjang di Jalan A Yani, baik di kawasan Batu Piring, maupun di Jalan A Yani, Paringin.

Baca juga: Peduli Lingkungan, Pemdes Banua Hanyar Batola Gelar Lomba Jalan Sehat Sambil Pungut Sampah

Baca juga: Kalselpedia : Profil Ketua PUK SP KEP SIS ADMO Kabupaten Tabalong M Riyadi

Pengguna jalan, Novi Humaira beberapa kali terjebak macet karena antrean melintas di jembatan. Tentu saja baginya hal ini sangatlah tidak nyaman, mengingat Jalan A Yani di kawasan tersebut lalu lintasnya selalu lancar, sebelum jembatan rusak.

Ia pun merasa ngeri apabila melintas di atas jembatan. Apalagi saat bersamaan dengan truk yang membawa angkutan berat. 

"Melihat kondisi jembatan sekarang, saya kadang ngeri kalau melintas, apalagi saat bersamaan mobil angkutan berat," kata Novi, Minggu (28/8/2022).

"Tapi tidak ada jalan lain lagi, mau tidak mau lewat jembatan, karena jalur lain lebih jauh kalau dari Batumandi ke Paringin," lanjutnya.

Jembatan Paringin yang baru saja mengalami keretakan bagi Novi bahkan rusaknya lebih cepat dibandingkan masa penanganan beberapa waktu lalu.

Menurutnya jika sejak awal pembukaan jembatan sesuai dengan waktu yang ditentukan dan kontraktor lebih tegas untuk tidak buru-buru membuka jembatan, maka waktu pemanfaatan lantai jembatan bisa lebih tahan lama. 

Ia pun berharap instansi terkait menangani Jembatan Paringin lebih seriusan lagi. Terlebih kerusakan lantai jembatan kali ini berpotensi membahayakan pengendara yang melintas. 

Sebelumnya, Bupati Balangan, Abdul Hadi sudah memerintahkan SKPD terkait untuk melayangkan surat pengalihan arus lalu lintas kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Kalsel.

Ia juga menginginkan adanya percepatan untuk penanganan. 

Lantas, melalui surat pemberitahuan, ia berharap instansi terkait segera bertindak. Utamanya melakukan pengalihan arus ke jalur yang lebih aman. (Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved