Kriminalitas Kalsel

Cabuli Bocah SD Dirumah, Kakek 63 Tahun di Batola Kalsel Diamankan Polisi

Seorang kakek 63 tahun di Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Batola ditangkap polisi setelah dilaporkan telah mencabuli bocah 9 tahun

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
Humas Polres Batola untuk Bpost
kakek berinsial M (63), tersangka atas tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Selasa (6/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Akibat aksi tak senonoh terhadap anak di dibawah umur, seorang kakek 63 tahun di Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola), ditangkap polisi. 

Kakek berinsial M itu, dilaporkan telah menggagahi Bunga (bukan nama sebenarnya), anak perempuan berusia 9 tahun. 

Perilaku bejat M diketahui setelah teman Bunga satu sekolah bercerita kepada gurunya pada 22 Agustus lalu. 

Dari sinilah akhirnya terbongkar peristiwa yang menimpa bocah sd tersebut tanpa diketahui orang tuanya di rumah. 

Baca juga: Geger Pencabulan Bocah 11 Tahun di Martapura, Ibu Korban Laporkan Pelaku ke Polisi

Baca juga: Terpengaruh Miras, Oknum Mahasiswa di Banjarbaru Lakukan Pencabulan Anak, Ini Modusnya

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Ayah Bejat di Kotabaru Tiduri Anak Kandung Sejak Kelas 2 SD

Dari penuturan sang guru, Bunga diperkirakan dicabuli M pada awal-awal Agustus lalu dan berlangsung di rumah pelaku sekitar pukul 20.00 wita. 

Aksi M berawal dengan melucuti pakaian Bunga lalu melakukan perbuatan bejatnya.

Setelah mendengar cerita dari korban, guru yang bersangkutan pun meminta ibu korban ke sekolah mendiskusikan kejadian tersebut. 

Setelah memastikan kejadian tersebut benar adanya, orang tua korban pun tidak terima dan langsung melaporkan aksi M ke Polsek Rantau Badauh.

Berdasarkan laporan tersebut, Opsnal Sat Reskrim Polres Batola langsung bertindak melakukan serangkaian penyelidikan.

Akhirnya pelaku M diketahui sedang berada di rumahnya dan langsung diamankan aparat kepolisian, Senin (5/9/2022). 

Disampaikan Kapolres Batola, AKBP Diaz Sasongko melalui Kasi Humas AKP Abdul Malik, bahwa pelaku diamankan sekitar pukul 17.00 wita. 

"Berdasarkan hasil interogasi petugas, pelaku mengakui semua perbuatannya kepada korban. Sekarang pelaku sudah ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut," terang Abdul Malik. 

Ia pun menambahkan, pelaku dijerat Pasal 82 ayat (2) UU RI No 17 Tahun 2016 dengan pidana ditambah sepertiga dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud ayat (1).

Baca juga: Geger Tersangka Pencabulan Ditemukan Tewas Tergantung di Ruang Kasubnit Reskrim, Ini Kata Kapolresta

Adapun Pasal 82 ayat (1) menyebutkan pelaku dipidana dengan penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak Rp5 miliar.

Dari kejadian ini juga diaman kan masing-masing satu lembar baju, celana panjang, celana dalam dan kasur sebagai barang bukti. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved