Berita Banjarbaru

Bakal Terdampak Kenaikan BBM, Nelayan Angasana Tanahbumbu Dapat Bantuan Modal Usaha

Dua kelompok nelayan dan kelompok usaha di kawasan pesisir Desa Angsana Kabupaten Tanahbumbu menerima bantuan uang penguatan modal usaha.

Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
Dislutkan Kalsel
Dua kelompok nelayan dan kelompok usaha di kawasan pesisir Desa Angsana Kabupaten Tanahbumbu menerima bantuan uang penguatan modal usaha masyarakat pesisir dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dampak pandemi Covid 19 bagi nelayan hingga kini masih dirasakan.

Bahkan adanya kenaikan harga BBM kini dipastikan akan berdampak bagi nelayan.

Dua kelompok nelayan dan kelompok usaha di kawasan pesisir Desa Angsana Kabupaten Tanahbumbu menerima bantuan uang penguatan modal usaha masyarakat pesisir dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel.

Kepala Dislutkan Kalsel, Rusdi Hartono Rabu (7/9/2022) mengatakan bantuan modal usaha tersebut diharapkan dapat digunakan dengan bijak oleh nelayan dengan pembelian suku cadang, perbaikan mesin, maupun untuk perbaikan alat tangkap.

"Bantuan ini bisa menyokong biaya operasional melaut, di tengah diberlakukannya harga BBM dan agak sulitnya perolehan sedikit banyaknya mempengaruhi operasional melaut," ujarnya.

Baca juga: Ojol di Banjarmasin Berharap Dapat Bansos dan Jalur Khusus BBM

Baca juga: Datangi Gedung DPRD Kota Banjarbaru, Ratusan Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Tolak Kenaikan BBM

Bantuan modal usaha katanya dapat digunakan untuk penambahan peralatan pengolahan atau alat produksi lainnya seperti peralatan pembuatan kue, kelengkapan usaha pada kios atau warung serta sarana produktif lainnya sehingga dapat lebih memacu usaha.

"Kami juga mengapresiasi PT Pancaran Samudra Transport yang sudah peduli dengan nelayan," tambahnya.

Selain penyerahan bantuan, ujarnya, kali itu juga dilakukan transplantasi karang dan restocking ikan bernilai ekonomis di kawasan konservasi perairan Angsana dalam upaya kepedulian korporasi untuk perbaikan lingkungan dan ekosistem untuk mendukung berkelanjutan sumberdaya.

Masing-masing kelompok nelayan menerima bantuan Rp 2 juta rupiah untuk modal usaha.

Banjarmasinpost.co.id / Milna

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved