Kriminalitas HST

Pencurian di Kalsel, Dua Pemuda Terekam CCTV Bawa Kabur Kotak Amal di Desa Mandingin HST

hasil rekaman CCTV yang terlihat buram tersebut dua pemuda masuk ke sebuah warung tak sampai hitungan satu menit keduanya keluar membawa kotak amal

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
tangkapan layar
Dua pelaku pencuri kotak amal yang terekam CCTV, beredar di grup-grup WhatsApp kalangan masyarakat HST Jumat (23/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Video dua pemuda terekam CCTV membawa kabur kotak amal berisi uang di sebuah warung nasi di Desa Mandingin Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu sungai Tengah Kalimantan Selatan, beredar di media sosial dan group-group WhatsApp masyarakat Barabai, Jumat (23/9/2022).

Pada video hasil rekaman CCTV yang terlihat buram tersebut dua pemuda tanpa helm menggunakan sepeda motor memakai baju kaos dan celana pendek masuk ke sebuah warung yang tak terlihat jelas apakah kondisi warung tersebut ada pemiliknya atau tidak ada.

Tak sampai hitungan satu menit memasuki warung tersebut keduanya langsung keluar membawa sebuah kotak, lalu kembali mengendarai sepeda motor dan selanjutnya melaju ke Jalan raya.

Sayangnya wajah kedua pelaku di video tersebut tidak jelas atau terlihat buram sehingga sulit dikenali.

Baca juga: Siswa SMPIT Belajar Budidaya Ulat Magot di Bak Sampah Induk Dinas LHP HST

Baca juga: Peringatan HUT TNI ke-77 di Kabupaten HST akan Dimeriahkan dengan Music Festival Meratus Fest

Mengenai informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Mandingin Aiptu Nanang Purnomo, yang dikonfirmasi banjarmasinpost.co.id menjelaskan berdasarkan informasi yang dia peroleh dari kepala desa setempat peristiwa tersebut terjadi Jumat 16 September 2022 pukul 11.52 Wita.

"Lokasinya di warung nasi kuning Mama Ervi RT 05 Desa mandingin Kecamatan Barabai," jelas Nanang.

Kotak amal tersebut merupakan titipan dari salah satu panti asuhan di wilayah Desa Mandingin.

Kotak amal terbuat dari kaca dengan ukuran 25 cm x25 cm x 25 cm.

Dijelaskan Nanang isi dari kotak amal tersebut sekitar Rp100.000 namun warga tidak melaporkannya ke Polres HST.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved