Porprov Kalsel 2022

Banyak Kelas Djpangkas di Porprov Kalsel 2022, Ketua KONI Banjarmasin Hermansyah Khawatirkan Atlet

Ketua KONI Banjarmasin H Hermansyah kasihan pada atlet yang cabornya tidak ada di Porprov Kalsel dan minta supaya penyelenggaraan mendekati PraPON.

Penulis: Noorhidayat | Editor: Alpri Widianjono
Banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim
Ketua KONI Kota Banjarmasin, H Hermansyah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarmasin, Hermansyah, angkat suara terkait kategori kelas pada Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ( Porprov Kalsel).

Event besar tingkat Provinsi Kalsel ini akan diselenggarakan di Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang dijadwalkan pada November 2022.  

Menurutnya Hermansyah, Sabtu (24/9/2022), Porprov Kalsel XI di Kabupaten HSS banyak kategori pertandingan dari beberaa cabang olahraga yang dipangkas.

Dikatakan, Porprov adalah ajang olahraga puncak tertinggi yang digelar tingkat provinsi.

Baca juga: LINK Nonton TV Online Trans 7 & Hasil Superpole WSBK Catalunya 2022, Iker Lecuona Terdepan & Toprak?

Baca juga: Viral Video Messi ditampar Gelandang Madrid Saat Latihan Timnas Argentina Jelang Piala Dunia 2022

Apalagi, dilaksanakan untuk mencari atlet-atet terbaik daerah tigkat provinsi yang selanjutnya disiapkan mewakili Kalsel dalam ajang PraPON dan PON.

Maka sepatutnya, lanjut Ketua KONI Banjarmasin H Hermansyah, kategori kelas yang dipertandingkan pada Porprov Kalsel 2022 minimal mendekati atau mengacu pada kategori kelas yang dipertandingkan pada PraPON dan PON.

Sehingga, atlet-atlet yang nantinya bakal turun pada ajang PraPON dan PON sudah sesuai dengan kelas yang bakal dipertandingkan.

"Kalau memang ada 10 kelas kategori yang harus dipertandingkan pada satu cabor, ya segitu juga seharusnya. Paling tidak mendekati, jangan asal kurangin dan diperbanyak tanpa alasan yang jelas," ucapnya.

Baca juga: 10 Laga di Jadwal Liga Inggris Pekan 8 Ada Live SCTV, Arsenal vs Spurs & Man United vs Man City

Baca juga: Timnas Indonesia vs Curacao, Gegara Spanduk Ini Nitezen Ramaikan Tagar Kosongkan Stadion Pakansari

Menurut Hermansyah lagi, jika beberapa kelas pertandingan dikurangi tanpa alasan yang jelas, bagaimana atlet yang selama ini sudah dibina dan dipersiapkan.

"Pikirkan perasaan atlet tersebut, jika mereka sudah mempersiapkan diri selama ini tahu-tahu belakanan tidak bisa ikut pertandingan," ungkapnya.

Tidak hanya atlet yang bakal merasa kecewa, namun orangtua atlet juga akan ikut sedih dan kecewa karena anaknya tidak dapat bertanding.

Lebih lanjut disampaikannya, jika ada pengurangan kategori kelas yang dipertandingkan pada Porprov Kalsel 2022, tentu akan membuat perwakilan daerah tersebut akan kekurangan atlet.

Baca juga: LIVE Streaming Indosiar! Link TV Online Timnas Indonesia vs Curacao di FIFA Matchday 2022 Malam Ini

Baca juga: Liverpool vs Arsenal Incar Striker Muda Villarreal, Man City Ikut Campur di Bursa Transfer

"Begitu juga jika nomor pertandingan diperbanyak, bakal dikemanakan atletnya jika di porprov misalnya dipertandingkan sebanyak 44 nomor. Padahal di PraPON atau PON hanya 20, misalnya, dikemanakan atletnya," tanya Herman.

Hal yang paling membuat dirinya bingung adalah ada beberapa cabor unggulan yang malah tidak dipertandingkan, yaitu dayung dan taekwondo.

"Ada apa dan kenapa tidak dipertandingkan. Taekwondo, misalnya. Itu jelas cabornya sampai dipertandingkan ke olimpiade," tegasnya.

Kini, pihaknya berharap, saat diputuskannya kelas kategori yang dipertandingkan di masing-masing cabor nanti bisa sesuai dengan yang dipertandingkan. Tidak dikurangi dan tidak dilebih-lebihkan.

(Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved