Longsor di Tambang Emas di Sungai Durian

Polda Kalsel Kerahkan Brimob dan Samapta Cari Korban Longsor di Tambang Emas Kotabaru

Polda Kalsel kerahkan personel Satbrimob dan Ditsamapta untuk cari korban longsor di tambang emas rakyat Kecamatan Sungai Durian, Kotabaru.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Alpri Widianjono
BASARNAS
Petugas gabungan melakukan pencarian korban tertimbun tanah longsor di kawasan tambang emas rakyat di Gunung Putri, Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (28/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak terjadi bencana longsor di tambang emas di wilayah Kabupaten Kotabaru saat Senin (26/9/2022),upaya pencarian korban terus dilakukan.

Hingga Rabu (28/9), petugas gabungan berupaya menemukan 5 korban yang disebut masih tertimbun di area tambang emas rakyat di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, tersebut.

Data Basarnas, masih ada lima orang yang belum ditemukan hingga hari ini, yaitu Parin (25), Sahdi (30), Ravi (28), Amut (40) dan Bubul (40).

Personel dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri dan relawan bahu-membahu melakukan upaya pencarian para korban yang masih tertimnbun.

Baca juga: Korban Sebenarnya 17 Orang, 5 Orang Masih Dicari di Longsor Tambang Emas Sungai Durian Kotabaru

Baca juga: NEWSVIDEO Suasana Pemakaman Korban Longsor Kotabaru di Desa Sungaipinang Tanahlaut

Baca juga: NEWSVIDEO Bahaya! Beginilah Kondisi Longsor Jalan Nasional di KM 171 Satui Barat Tanahbumbu

Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Kombes Mochamad Rifa’i, mengatakan, tak cuma personel Polres Kotabaru dan Polres Tanah Bumbu, personel dari Polda Kalsel juga diturunkan ke lokasi kejadian.

"Dari Polda juga kami siapkan, yaitu personel Satbrimob dan Ditsamapta untuk membantu pencarian korban di sana," ungkapnya.

Tim dari Satbrimob Polda Kalsel dan Ditsamapta Polda Kalsel mendirikan tenda dan dapur umum untuk menunjang para petugas di lokasi.

Terkait lokasi insiden longsor, Kabid Humas Polda Kalsel menyebut, tengah dilakukan penyelidikan oleh Polres Kotabaru terkait legalitas aktivitas penambangan emas tersebut.

Baca juga: Dua Sekolah Negeri di Pelaihari Tala Turut Kebobolan, Komputer dan Amplifier Juga Diembat Pencuri

Baca juga: Simpan Belati Berukuran 35 Cm di Pinggang, Pria Ini Diamankan Polsek Banjarmasin Barat

"Kami akan cek, itu diselidiki, apakah memang ilegal atau bagaimana, dilakukan oleh Polres Kotabaru," terangnya.

Jika terbukti merupakan aktivitas penambangan ilegal, maka penertiban akan dilakukan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

Terlebih, akibat insiden longsor di lokasi itu telah menelan enam korban jiwa dan sejumlah korban luka.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved