News Update

NEWS UPDATE Tewaskan Ratusan Orang, Arema vs Persebaya Jadi Laga Mematikan Kedua dalam Sejarah

Arema FC vs Persebaya jadi nomor dua laga paling mematikan di dunia, 127 orang meninggal. Saat rusuh Peru vs Argentina, 328 orang meninggal.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MALANG - Pertandingan Arema FC vs Persebaya pada 1 Oktober kemarin tercatat sebagai satu di antara laga paling mematikan.

Saat Minggu (2/10) dini hari, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afina mengungkapkan ada 127 orang meninggal dunia dan diyakini akan bertambah.

Atas kejadian kelam di Stadion Kanjuruhan tersebut, menempatkan pertandingan Laga Indonesia itu menempati posisi kedua sebagai laga paling mematikan di sejarah dunia.

Dikutip dari Superskor pada Minggu (2/10), pertama sebagai laga paling mematikan didapati pada insiden di Estadio Nacional, Lima, Peru, 24 Mei 1964.

Kala itu Peru melawan Argentina dalam laga kualifikasi Olimpiade Tokyo. Saat Argentina unggul dari Peru, yakni 1-0, gol mereka dianulir oleh wasit bernama Angel Eduardo Pazos. Hal itu memicu invasi suporter ke lapangan.

Mirip dengan Tragedi Kanjuruhan, polisi Peru lantas menembakkan gas air mata ke tribun penonton sehingga menimbulkan kepanikan.

Insiden ini tercatat menimbulkan korban jiwa sebanyak 328 orang. (Tribunnews.com

Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/view/463244/tewaskan-ratusan-orang-arema-vs-persebaya-jadi-laga-paling-mematikan-kedua-dalam-sejarah-dunia.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved