Demo Warga Tebingsiring

Pendemo Tebingsiring Minta Kehadiran Bupati atau Wabup Tanahlaut

Pendemo mengatakan kehadiran kepala daerah sangat penting agar ada hasil signifikan atas tuntutan yang disarankan warga Tebingsiring

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Suasana aksi demonstrasi warga Desa Tebingsiring ke kantor Bupati Tala, Selasa (25_10) pagi  

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Demo warga tebingsiring berlangsung cukup alot. Tak lama setelah sekitar 200 warga Desa Tebingsiring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), tiba di halaman kantor Bupati Tala, beberapa pejabat Pemkab Tala datang.

Di antaranya yakni Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan H Akhmad Hairin dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan M Faried Widyatmoko. Hadir pula Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Tala Dr Ahamd Suhaimi.

Namun Kehadiran pejabat teras Pemakab Tala serta petinggi Kantah Tala tersebut tak memuaskan demonstran.

Mereka menuntut Kehadiran Bupati HM Sukamta atau Wabup Abdi Rahman.

Baca juga: Warga Tebingsiring Ngeluruk ke Kantor Bupati Tala, Tuntut Perbaikan Jalan

Baca juga: Pasang Modem Tinggi Tak Jamin Kelancaran Internet di Tebingsiring Tala, Warga Berharap Dibangun BTS

"Kami bukan tidak menghargai bapak-bapak sekalian. Tapi, kami yakin bapak-bapak tidak bisa mengambil keputusan," ucap Mulyono, orator demonstran.

Mantan kades Tebingsiring itu mengatakan kehadiran kepala daerah sangat penting agar ada hasil signifikan atas tuntutan yang disarankan warga Tebingsiring mengenai perbaikan jalan.

Pasalnya jika yang menemui adalah pejabat yang tidak punya kewenangan mengambil kebijakan, maka tidak akan ada kejelasan lagi.

Padahal selama ini warga Tebingsiring telah sangat lama menanti perbaikan jalan dan tak kunjung ada kejelasan hingga sekarang.

Baca juga: Wisata Pantai Rindu Alam Tanahbumbu Dikelola Lagi, Area Pedagang hingga Kolam Renang Akan Ditata

Pendemo pun melantunkan lagu Iwan Fals Ya Bongkar berkali-kali sebagai ungkapan suara hati mereka yang tahu puluhan tahun menanti perbaikan jalan.

Lagu itu mereka gubah liriknya dengan menggambarkan kondisi jalan serta kesusahan warga melintasinya selama ini.

Mereka menghendaki Pemkab Tala dapat mengambil langkah khusus agar jalan menuju Tebingsiring yang melintasi HGU kebun sawit PTPN 13 sepanjang 4,7 kilometer dapat segera dibebaskan.

Dengan begitu, pemda dapat segera mengolasikan anggaran untuk memperbaiki jalan menuju Tebingsiring yang hingga sekarang kondsiainya rusak parah.

(Banjarmasinpost.co.id/roy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved