Religi

Makna dan Keutamaan Memanjangkan Jenggot, Ustadz Abdul Somad Jelaskan Hukumnya Sunnah

Ustadz Abdul Somad terangkan hukum memanjangkan Jenggot.Simak penjelasan pendakwah yang kerap disapa UAS ini

Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
Kanal youtube ZEIN Blog
Ustadz Abdul Somad terangkan hukum memanjangkan jenggot 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penceramah Ustadz Abdul Somad menjelaskan makna dan keutamaan memanjangkan Jenggot.

Diterangkan Ustadz Abdul Somad, Islam menganjurkan sejumlah sunnah-sunnah, termasuk menumbuhkan Jenggot dan memanjangkannya.

Ustadz Abdul Somad menuturkan makna memelihara Jenggot salah satunya untuk menyelisihi kaum Yahudi.

Diketahui, Jenggot (lihyah) adalah rambut yang tumbuh pada kedua pipi dan dagu.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan berbagai anjuran bagi kaum muslimin di antaranya memanjangkan jenggot memiliki tujuan tertentu.

"Untuk membedakan Islam dengan Yahudi dan Majusi perlu adanya identitas, kata Nabi Muhammad SAW, bedakan diri kamu dengan Yahudi, rambut orang-orang kaum Yahudi putih maka umat Islam dicat menggunakan inai dan menjadi pirang," jelas Ustadz Abdul Somad dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube ZEIN Blog.

Baca juga: Keutamaan Membaca Ayat Kursi, Ustadz Abdul Somad Jelaskan Bangkitkan Semangat Kaum Muslimin

Baca juga: Batas Waktu Shalat Tahiyatul Mesjid, Buya Yahya Jabarkan Dalil dan Ketentuannya

Selain itu, orang-orang Yahudi memiliki kumis dan jenggot yang panjang, maka umat Islam dianjurkan untuk mencukur kumis dan tetap memelihara jenggot.

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَالِفُوا الْمُشْرِكِينَ أَحْفُوا الشَّوَارِبَ وَأَوْفُوا اللِّحَى

“Selisilah orang-orang musyrik. Potong pendeklah kumis dan biarkanlah jenggot.” (HR. Muslim no. 625)

"Perintah disitu menurut mazhab Syafii berjenggot hukumnya sunnah atau tidak wajib, jadi bapak, adik-adik remaja yang sudah berjenggot maka bagus," terangnya.

Tidak boleh kemudian mengatakan hukum memanjangkan jenggot adalah wajib, sebab jika tidak dikerjakan hukumnya haram jikalau disebut wajib.

Sementara hukum berjenggot adalah sunnah yang apabila dikerjakan mendapat pahala, tidak dikerjakan tidak mendapat dosa.

Yang selama ini ragu untuk berjenggot, maka berjenggotlah bagus karena termasuk sunnah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved