Breaking News:

Kriminalitas Tapin

Cemburu Jadi Motif Pembunuhan Sadis di Warung Malam Tapin, Korban Ditusuk hingga Usus Terburai

aksi pembunuhan karena kecemburuan dan rebutan perempuan di salah satu warung malam di Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/stan
Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser bersama Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Haris Wicaksono saat menginterogasi salah satu tersangka pembunuhan di Tapin Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Reaksi cepat Satreskrim Polres Tapin bersama Polsek Tapin Selatan mengamankan dua tersangka pembunuhan berencana di wilayah Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin.

Penangkapan kedua tersangka kemudian diungkap dalam konferensi Pers dipimpin Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser didampingi Wakapolres, Kompol Winda Adhiningrum, Kabag Ops, Kompol Faisal Amri Nasution dan Kasat Reskrim Polres Tapin, AKP Haris Wicaksono di Mapolres Tapin, Kamis (24/11/2022).

Kapolres Tapin, AKBP Ernesto Saiser mengatakan aksi pembunuhan ini karena kecemburuan dan rebutan perempuan di salah satu warung malam di Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin.

"Awalnya, korban atas nama M. Restu (25) cekcok dengan tersangka atas nama M. Jarkasi hingga saling baku hantam," jelasnya.

Baca juga: Mesin Bermasalah, Satu Unit Truk Bermuatan Semen Terbalik di Binuang Tapin, Tidak Ada Korban Jiwa

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Tapin Tewaskan Pengendara Motor, Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari

AKBP Ernesto mengatakan melihat temannya di keroyok oleh korban. Tersangka atas nama Jamal pulang untuk mengambil belati.

"Usai mengambil belati di rumahnya, tersangka Jamal pulang dan masih mendapati temannya dipukuli oleh korban, sehingga Jamal langsung menusuk korban di bagian perut hingga isi perut korban terburai," jelasnya.

Kapolres mengatakan usai ditusuk, korban masih melawan dan melakukan pengejaran kepada kedua tersangka.

"Korban menarik kerah baju MJ, dan Jamal kembali menusukan belati ke punggung Korban," lanjutnya.

Ernesto mengatakan usai melakukan pembunuhan tersebut, kedua tersangka langsung kabur ke rumah tanpa tahu situasi korban yang ternyata meninggal dunia.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tapin, AKP Haris Wicaksono mengatakan setelah mengetahui adanya perkelahian, pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan.

Setelah itu pihaknya berkoordinasi dengan aparat desa untuk mengamankan kedua tersangka.

"Kedua tersangka bersikap kooperatif saat diamankan tanpa ada perlawanan," bebernya.

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel - Tewas dengan 19 Luka Tusuk, Warga Murung A HST Dibunuh di Tempat Kerjanya

AKP Haris mengatakan untuk warung malam sudah di police line, karena pada saat penyelidikan ditemukan botol kosong miras.

Namun menurut pengakuan pemilik warung, miras tersebut dibawa oleh pengunjung.

"Kejadiannya sendiri terjadi pada, Rabu, (23/11/2022) sekitar pukul 03.00 Wita di Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin," urainya.

Haris mengatakan sepanjang tahun 2022 hingga saat ini sudah delapan kasus pembunuhan yang diungkap.

( Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved