Berita Banjarmasinpost

Terdampak Banjir Rob, Warga Banjarmasin Ini Sepekan Tak Bisa Berjualan

Banjir rob kembali menghantui warga Banjarmasin. Sejumlah warga pun menerima dampak air yang datang merendam rumah mereka

Penulis: Noor Masrida | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida
Kondisi banjir rob di Jalan Prona I Gang Virus, RT 18 Pemurus Baru kecamatan Banjarmasin Selatan, terendam hingga Senin (28/11/2022) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN-Banjir rob kembali menghantui warga Banjarmasin beberapa waktu belakangan.

Air pasang yang mulai naik di sore hari dan berlangsung hingga tengah malam terjadi di sejumlah wilayah di kota Banjarmasin.

Kondisi ini tentu bikin waswas warga terutama mereka yang bermukim di bantaran sungai.

Satu di antaranya yang sudah hampir seminggu ini merasakan dampak air pasang adalah Arbainah (64) warga Jalan Prona I Gang Virus, RT 18 Pemurus Baru kecamatan Banjarmasin Selatan.

"Sepanjang hari ini teras rumah saya terendam, nanti pukul 6 sore naik lagi, kemasukan air juga di dalam rumah," cerita Arbainah.

Baca juga: Banjir Rob Rendam Rumah di Pesisir Kotabaru, Warga Naikan Barang ke Tempat Tinggi

Baca juga: Fenomena Banjir Rob, Sejumlah Kawasan di Batola Turut Terendam

Baca juga: Rumah Penyandang Obesitas di Tanahlaut Kalsel Diperbaiki, Lantai Dinaikkan Hindari Banjir Rob

Karena posisi rumahnya yang cukup rendah, rumahnya kerap kemasukan air sehingga Arbainah sendiri sulit untuk beraktivitas.

Terutama untuk membuka warung yang memang ada di depan rumahnya.

Dia mengaku, sudah seminggu lebih tak mendapatkan pemasukan dari berdagang sayur dan ikan matang.

"Susah buat masaknya, meletakkan barang kan nggak bisa sembarangan lagi, harus di tempat yang tinggi, biar nggak kena air," tambah wanita itu.

Belum lagi ketika puncak pasang terjadi di tengah malam, tak sedikit sampah-sampah yang berdatangan dan tersangkut di teras rumahnya.

Sehingga, keesokannya dia punya pekerjaan ekstra untuk membersihkan sampah yang ada di sekitar rumah.

"Kalau air pasang pun, kita juga mau buang air ke WC jadi sungkan," tukasnya.

Berbeda lagi dengan Yanti (35) warga Jalan Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Baca juga: Revitalisasi Siringlaut Kotabaru, Hindari Banjir Rob, Halaman Si-Walk Ditinggikan

Rumahnya yang berlokasi di bantaran sungai Kuin kerap kali kemasukan air ketika sedang pasang.

"Masuknya kadang cuma di dapur, ada beberapa waktu lalu, saya sekeluarga sampai kaget karena malam saat enak-enaknya tidur, kasur kami yang memang diletakkan di lantai sudah basah," cerita Yanti.

(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved