News Video
VIDEO Kembar Mayang, Properti Sakral Pengantin Adat Jawa
Salah satu budaya turun temurun yakni tradisi adanya kembar mayang pada perkawinan suku Jawa.
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat majemuk dan kaya keberagaman budaya, adat-istiadat dan bahasa serta agama.
Perbedaan inilah yang justru meneguhkan persatuan dan kesatuan di negeri ini..
Salah satu budaya turun temurun yakni tradisi adanya kembar mayang pada perkawinan suku Jawa.
Hingga saat ini tradisi peninggalan nenek moyang ini masih lestari di sejumlah daerah di negeri ini.
Di antaranya budaya itu juga masih lestari hingga sekarang di Desa Tambanlupak, Kecamatan Kapuaskuala, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Baca juga: VIDEO 195 Ribu Butir Zenith Dimusnahkan BNN Kota Banjarmasin
Baca juga: VIDEO Siswa SDN Bulayak HST Numpang Belajar di TK Alquran
Catatan banjarmasinpost.co.id, Rabu (7/12/2022), desa ini merupakan permukiman eks transmigrasi tahun 1977 yang sebagian penduduknya berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.
"Sejak dulu sampai sekarang di sini ya selalu ada kembar mayangnya kalau ada warga Jawa di kampung kami yang menikah," ucap Lasio, warga Tambanlupak.
Dirinya termasuk salah satu orang yang menjadi langganan diminta bantuan membikin kembar mayang. Terutama di kalangan kerabat dan tetangga sekitar.
Dikatakannya, meski pada era kekinian budaya modern juga telah merangsek hingga ke pelosok kampung, namun tradisi tersebut tetap terjaga.
Kembar mayang merupakan bagian dari properti sakral pada prosesi tradisi mantenan (pernikahan) suku Jawa.
(banjarmasinpost.co.id/roy)