Techno

MacBook Pro Berchipset M2 Pro dan M2 Max Segera Dipasarkan di Indonesia, Harga Ditaksir Rp 30 Jutaan

Apple kemungkinan bakal segera memasarkan MacBook Pro berchipset M2 Pro dan M2 Max di Indonesia. Harganya ditaksir di atas Rp 30 Jutaan.

Editor: Achmad Maudhody
apple.com/id
Apple kemungkinan bakal segera memasarkan MacBook Pro berchipset M2 Pro dan M2 Max di Indonesia. Harganya ditaksir di atas Rp 30 Jutaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Apple baru saja merilis laptop generasi paling terkini yang ditenagai chipset paling mutakhir di jajaran silikon besutan Apple yakni M2 Pro dan M2 Max.

Dua jenis chipset itu ditanamkan di dua jenis laptop premium terbaru mereka yakni Macbook Pro ukuran 14 dan 16 inci.

Kemungkinan besar, dua varian laptop dengan dapur pacu mumpuni itu juga bakal segera masuk dan dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Pasalnya laman situs resmi Apple Indonesia juga sudah memamerkan Macbook Pro di etalase utamanya.

Ketika mengunjungi situs Apple Indonesia, pengguna bakal langsung disambut dengan gambar perangkat MacBook Pro berwarna abu-abu. Pengguna juga bisa melihat tagline dari MacBook Pro terbaru, yakni "bertenaga super berkat M2 Pro dan M2 Max".

Pengguna bisa mengeklik opsi "Selengkapnya" untuk menilik lebih lanjut soal ringkasan maupun spesifikasi teknis MacBook Pro 2023 ukuran 14 inci dan 16 inci tersebut.

MacBook Pro 14 inci 2023 dan MacBook Pro 16 inci 2023 dipajang di situs resmi Apple Indonesia. Tanda-tanda laptop bertenaga chip M2 Pro dan M2 Max ini bakal masuk Indonesia.

Baca juga: Puluhan Judul Game Terbaru untuk Aksesori Playstation 5, Dukung Peluncuran PSVR2 Februari 2023

MacBook Pro 14 inci 2023 dan MacBook Pro 16 inci 2023 dipajang di situs resmi Apple Indonesia. Tanda-tanda laptop bertenaga chip M2 Pro dan M2 Max ini bakal masuk Indonesia.

Berapa harga MacBook Pro M2 Pro dan M2 Max?

Perlu dicatat, saat berita ini ditulis, saat berita ini ditulis, memang belum ada informasi resmi terkait jadwal peluncuran iPhone 14 di Indonesia beserta harganya.

Mengingat, seperti sebelum-sebelumnya, penjualan iPhone versi terbaru di Indonesia biasanya memang lebih belakangan ketimbang negara-negara lain. Di situs Apple Indonesia hanya tertulis "cek kembali untuk informasi ketersediaan".

Meski belum ada informasi resmi, kita sebenarnya bisa menerka-nerka harga MacBook Pro 2023 ketika masuk Indonesia.

Caranya adalah dengan membandingkan harga laptop MacBook Pro (14 inci dan 16 inci) generasi sebelumnya saat dirilis di Amerika Serikat dan begitu dijual di Indonesia.

Secara umum, bila melihat riwayat tahun 2022, MacBook Pro 14 inci dan 16 inci bakal dijual dengan banderol harga lebih mahal di Indonesia, dibandingkan dengan Amerika Serikat. Selisih harganya mencapai Rp 3,3 juta atau lebih.

Sebagai contoh, MacBook Pro 14 inci (RAM 16GB, SSD 512GB, 14-Core GPU, Apple M1 Pro Chip) di AS dijual dengan harga peluncuran 2.000 dolar AS (sekitar Rp 28,2 juta). Saat masuk Indonesia, MacBook Pro 14 inci varian yang sama dijual lebih mahal, yakni seharga Rp 31,5 juta.

MacBook Pro 2023 yang ditenagai chip M2 Pro di AS dijual mulai dari 1.999 dollar AS (Rp 30,3 juta) hingga 3.499 dollar AS (RP 53,1 juta), bergantung dengan ukuran dan kapasitas memori yang dipilih.

Artinya, saat dipasarkan di Indonesia, harga MacBook Pro 2023 itu akan lebih lebih mahal dibandingkan di AS, saat dipasarkan di Tanah Air.

Sebagai gambar Apple Fanboy Indonesia yang mengincar laptop MacBook Pro terbaru, berikut rincian harga MacBook Pro 14 inci dan 16 inci bertenagah chip M2 Pro dan M2 Max di AS:

MacBook Pro 14 inci M2 Pro (16/512 GB SSD): 1.999 dollar AS (Rp 30,35 juta)
MacBook Pro 14 inci M2 Pro (16/1 TB SSD): 2.499 dollar AS (Rp 37,9 juta)
MacBook Pro 14 inci M2 Max (32 GB/1TB SSD): 3.099 dollar AS (Rp 47,05 juta)
MacBook Pro 16 inci M2 Pro (16/512 GB SSD): 2.499 dollar AS (Rp 37,9 juta)
MacBook Pro 16 inci M2 Pro (16/1TB SSD): 2.699 dollar AS (Rp 40,98 juta)
MacBook Pro 16 inci M2 Max (32 GB/1 TB SSD): 3.499 dollar AS (Rp 53,1 juta)

Spesifikasi MacBook Pro 16 inci 2023

Seperti namanya, laptop ini mengusung layar Liquid Retina XDR seluas 16,2 inci yang menawarkan resolusi 3.456x2.234 piksel. Layarnya memiliki refresh rate 120 Hz ProMotion, tingkat kecerahan 1.600 nits, dibekali teknologi True Tone, Dolby Vision, HDR 10, dan wide color (P3).

Dengan ukuran bodi 35,57 cm (panjang) x 24,81 cm (lebar) x 1,68 cm (ketebalan), perangkat ini juga dibekali kamera depan untuk melakukan telekonferensi video.

MacBook Pro 16 inci ini ditenagai oleh dua varian chipset, yakni Apple M2 Pro dan M2 Max. M2 Pro terdiri dari 12 inti CPU (terbagi menjadi 8 inti dan empat inti efisiensi daya), 19 inti GPU, 16 inti Neural Engine, serta bandwith memori hingga 200 GB per detik.

Sedangkan M2 Max terdiri dari 12 inti CPU sama seperti M2 Pro, 28 inti GPU, dan 16 inti Neural Engines dengan kecepatan bandwith memory 400 GB per detik.

Kedua chipset di atas juga dipadu dengan dua varian unified memory atau RAM dan media penyimpanan (storage), yakni 16GB/1TB SSD dan 32 GB/1 TB SSD.

MacBook Pro tersebut menjalankan sistem operasi macOS Ventura dan ditopang baterai yang diklaim mampu bertahan selama 22 jam (pemutaran video/film tanpa henti) dan didukung pengisian daya cepat 140 watt. Pengisian dapat dilakukan melalui port MagSafe yang tersedia.

Perangkat juga dibekali dengan "Backlit Magic Keyboard", Touch ID (pemindai sidik jadi sebagai sistem keamanan perangkat) dan trackpad berukuran cukup besar, khas MacBook. Fitur pendukung lainnya terdiri dari Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3.

MacBook Pro 16 inci juga hadir dengan beberapa jenis slot colokan, seperti MagSafe 3 untuk pengisian daya, tiga slot Thunderbolt 4, jack audi0 3,5 mm, slot microSD (SDXC), satu slot HDMI.

Baca juga: Manfaat Fitur Bookmark di Aplikasi WhatsApp, Bisa Simpan Chat Penting

Spesifikasi Macbook Pro 14 inci 2023

Secara keseluruhan, spesifikasi yang diusung oleh MacBook Pro 14 inci hampir sama dengan MacBook Pro 16 inci. Hanya saja, yang membedakan kedua perangkat terletak pada ukuran layar.

Sebab, laptop ini mengusung laya Liquid Retina XDR seluas 14,1 inci yang menawarkan resolusi 3.024 x 1.964 piksel, tingkat kecerahan 1.600 nits, refrest rate 120 Hz ProMotion.

Laptop ini juga dibekali kamera depan untuk melakukan telekonferensi video. Untuk mendukung performanya, perangkat juga ditenagai chipset Apple M2 Pro atau M2 Max.

Chipset itu dipadukan dengan unified memory atau RAM 16/32 GB serta ruang penyimpanan seluas 512 GB SSD dan 1 TB SSD.

Perbedaan lainnya, MacBook Pro 14 inci ditopang baterai yang lebih kecil dibanding varian 16 inci, yakni diklaim bisa bertahan sekitar 18 jam untuk pemutaran playback film/video. Perangkat juga dibekali pengisian daya cepat dengan keluaran daya 96 watt.

Sistem operasi yang dijalankan adalah macOS Ventura. Laptop ini juga didukung teknologi ProRes HRD dengan Dolby Vision, HDR 10, Dolby Atmos, Dolby Digital, dan dibekali "Backlit Magic Keyboard" dengan 79 tombol ketikan, Touch ID sebagai sistem keamanan perangkart, dan trackpad.

Fitur pendukung lainnya adalah Wi-FI 6E dan Bluetooth 5.3. Slot colokan yang tersedia antara lain tiga slot Thunderbolt 4, jack audio 3,5 mm, MagSafe 3 untuk pengisian daya, slot micro SD, dan HDMI yang memungkinkan perangkat menampilan video beresolusi 8K (hingga 60 Hz) dan 4K (hingga 240 Hz).

Kemampuan Chipset Andalan Apple

Apple terus mengembangkan chipset buatan mereka yang mentenagai berbagai komputer atau laptop seri Mac.

Bersamaan dengan pengumuman beragam produk Mac terbaru, Apple juga mengumumkan kehadiran chipset Apple M2 Pro dan M2 Max. Dua chipset ini melengkapi model lain dari Apple M2 yang pertama kali diperkenalkan pada Juni 2022 lalu.

Kedua chipset ini sama-sama dirancang menggunakan teknologi fabrikasi 5 nanometer (nm) generasi kedua Apple. Namun, ada beberapa spesifikasi yang tentunya membedakan kedua produk hardware Apple tersebut.

Apple M2 Pro kini memiliki jumlah transistor mencapai 40 miliar unit, 20 persen lebih banyak dibanding M1 Pro.

Apple M2 Pro dibekali dengan prosesor (CPU) 12 inti, yang dipadukan dengan pengolah grafis (GPU) hingga 19 inti, RAM LPDDR5 dengan kapasitas hingga 32 GB, dan memory bandwidth mencapai 200 GB/s.

Sementara Apple M2 Max, chipset ini memiliki kemampuan yang lebih mumpuni dari M2 Pro dengan jumlah transistor mencapai 67 miliar unit, tiga kali lipat lebih banyak dibanding chipset M2 "reguler".

Lebih lanjut, chipset tersebut dibekali dengan CPU 12 inti yang dikombinasikan dengan GPU hingga 38 inti, RAM LPDDR5 hingga 96 GB, dan memory bandwidth mencapai 400 GB/s.

Baik M2 Pro dan M2 Max kompak dibekali dengan chip Neural Engine 16 inti yang diklaim bisa mengerjakan 15,8 triliun operasi per detik (TOPS), fitur encode/decode yang mendukung format ProRes, serta dukungan format video HEVC/H.264 dengan resolusi 4K/8K.

“Hanya Apple yang membuat SoC seperti M2 Pro dan M2 Max. Keduanya memberikan kinerja profesional yang luar biasa bersama dengan efisiensi daya terdepan di industri,” ungkap Johny Srouji, Senior Vice President Hardware Technologies Apple.

Kedua chipset terbaru Apple ini juga diklaim bisa membuat baterai perangkat lebih awet. Jajaran MacBook Pro terbaru yang ditenagai M2 Pro dan M2 Max, diklaim dapat menyala hingga maksimal 22 jam dalam sekali pengisian baterai.

Pada aspek performa, Apple mengeklaim CPU M2 Pro dan M2 Max 20 persen lebih ngebut dibanding generasi sebelumnya.

Sementara untuk aspek GPU, kedua chipset ini diklaim 30 persen lebih cepat dari generasi sebelumnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GSMArena, Rabu (18/1/2023).

Saat ini, chipset Apple M2 Pro dan M2 Max bisa ditemui di jajaran produk Mac terbaru yang diluncurkan Apple pekan ini, meliputi MacBook Pro 2023 14 inci dan 16 inci, dan Mac Mini 2023.

(Banjarmasinpost.co.id/Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved