News Update
VIDEO Gempa Dahsyat Akibatkan Posisi Turki Bergeser hingga 3 Meter
Presiden Institut Geofisika dan Vulkanologi Nasional Italia, Profesor Carlo Doglioni, sebut tanah bergerak setelah gempa dahsyat di Turki.
Editor:
Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID - Gempa dahsyat terjadi di perbatasan Turki dan Suriah, Senin (6/2/2023) dini hari waktu setempat.
Korban tewas mencapai puluhan ribu di dua negara tersebut. Ribuan lainnya luka-luka.
Diperkirakan, masih ada korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.
Gempa berkekuatan bermagnitudo 7,8 tersebut telah mengakibatkan tanah bergerak secara signifikan.
Hal itu diutarakan Presiden Institut Geofisika dan Vulkanologi Nasional Italia, Profesor Carlo Doglioni, kepada surat kabar Italia Corriere Della Sera. (TribunTravel.com)