Berita Tanahlaut

Temuan Mayat di Persawahan Desa Gunungraja Tanahlaut, Pemancing Kaget Lihat Baju Merah Mengapung

Penemuan mayat di persawahan Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulang, Kabupaten Tanahlaut bermula dari aktivitas pemancing

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
Baysori untuk BPost
PERSONEL Polsek Tambangulang bersama relawan turun ke lokasi melakukan evakuasi penemuan mayar pria di persawahan di Desa Gunungraja, Selasa (21/2/2023) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penemuan mayat di Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulang, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (21/2/2023), berawal dari aktivitas pemancing di kawasan persawahan setempat.

Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Tambangulang Iptu Baysori menuturkan sekitar pukul 10.30 Wita ada empat orang pemancing yang sedang memancing di sekitar tempat penemuan mayat tersebut di persawahan di lingkungan RT 2 RW 2.

"Saat saksi casting (melempar senar kail, red) melihat ada baju merah mengapung dan melihat ada rambut," papar Baysori.

Selanjutnya pemancing tersebut memanggil teman-temannya, kemudian menyuruh memastikan sesuatu berwarna merah itu orang atau bukan.

Baca juga: Temuan Mayat Hebohkan Warga Gunungraja Tanahlaut, Ditemukan di Sawah Tak Jauh dari Jalan Raya

Baca juga: Ditemukan Jadi Mayat di Persawahan Desa Gunungraja Tanahlaut, Pria Ini Miliki Riwayat Darah Tinggi

Mereka terkejut karena ternyata adalah sesosok tubuh lelaki dewasa yang mengapung dengan posisi telungkup. "Kemudian saksi menyuruh temannya berkabar ke pihak desa dan selanjutnya pihak desa mengabari kami," paparnya.

Pihaknya pun langsung bergegas menuju tempat kejadian perkara (TKP) bersama relawan guna melakukan evakuasi. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Hadji Boejasin di Pelaihari.

Baysori menuturkan lokasi persawahan, tempat penemuan korban cukup dalam. "Kedalamannya sepinggang orang dewasa," paparnya.

Baca juga: Pria Ini Ditemukan Jadi Mayat di Persawahan Tanahlaut, Visum Tak Ditemukan Tanda Kekerasan Fisik

Korban berciri fisik berperawakan gempal mengenakan kaus merah celana hitam. Korban kemudian teridentifikasi warga Desa Benuaraya, Kecamatan Batibati.

"Infonya hari ini juga dikebumikan oleh pihak keluarga korban," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

 


 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved