Ramadhan 2023

29 Hari Menuju Ramadhan 2023, Ceramah Ustadz Abdul Somad Jelaskan Lunasi Utang Puasa Bertahun-tahun

Ustadz Abdul Somad beri penjelasan mengenai membayar utang puasa ramadhan bertahun-tahun. Dalam waktu dekat kita akan memasuki Ramadhan 2023

Penulis: Mariana | Editor: Irfani Rahman
Capture kanal youtube Kun Ma Alloh
Ustadz Abdul Somad berikan penjelasan mengenai cara membayar utang puasa Ramadhan bertahun-tahun. Diketahui 29 hari lagi kita akan memasuki Ramadhan 2023 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kini memasuki 29 hari menyambut hadirnya bulan suci Ramadhan 2023, Anda yang memiliki utang puasa ramadhan masih ada waktu dan kesempatan untuk mengqadhanya.

Penceramah Ustadz Abdul Somad menjelaskan cara mekunasi utang puasa ramadhan yang ditinggalkan atau tidak dikerjakan selama bertahun-tahun lamanya.

Ustadz Abdul Somad mengimbau hukumnya wajib mengerjakan qadha puasa ramadhan  bagi seorang muslim yang tak menunaikannya sesuai waktu yang ditetapkan di bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang Allah perintahkan kepada umat Islam untuk menunaikan puasa wajib selama sebulan penuh.

Akan tetapi pada kondisi tertentu, tidak semua umat muslim dapat mengerjakan puasa Ramadhan, ada yang haid, hamil, melahirkan, dan menyusui, dan ada pula yang sakit serta sedang dalam safar.

Baca juga: Ganjaran Pahala Sholat Berjamaah di Masjid, Ceramah Ustadz Abdul Somad soal Ampunan Dosa Allah SWT

Baca juga: Kekeliruan Wanita Muslim Dijabarkan Ustadz Khalid Basalamah, Habiskan Waktu untuk Hal Tak Berguna

Bagi orang-orang yang meninggalkan puasa Ramadhan karena uzur-uzur syar'i tersebut maka wajib menggantinya.

Namun, ada pula yang sengaja meninggalkan puasa Ramadhan karena kenakalan atau sifat-sifat membangkang kepada Allah SWT, ada aturan khusus baginya yakni segera mengqadha.

Ustadz Abdul Somad menjawab pertanyaan dari jemaah yang bertanya solusi membayar utang puasa selama bertahun-tahun.

"Selama 30 tahun itu, satu tahun ada 30 hari dikalikan 30 tahun maka 900 hari utang puasa yang wajib dibayar," terang Ustadz Abdul Somad dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Kun Ma Alloh.

Dalam kurun waktu 9 tahun maka kemungkinan utang puasa akan lunas, hal ini jika dilakukan di Senin dan Kamis atau dua hari dalam sepekan, bagi yang terbiasa puasa sunnah Senin Kamis maka juga dihitung pahala puasa sunnah selain mengqadha puasa wajib.

Namun jika sudah berniat membayar utang puasa, namun tak sampai lunas karena sudah meninggal dunia, Ustadz Abdul Somad menyebut Allah akan ampuni dosa tersebut sebab orang itu sudah berniat baik untuk mengqadhanya.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan bagi yang masih memiliki utang puasa dan belum sempat dibayar, harus mengganti pada 11 bulan selain Ramadhan.

Namun, jika masih tersisa, dia harus mengqadha puasa sekaligus membayar denda.

Ketentuan membayar utang puasa Ramadan dapat dilihat jelas dalam firman Allah pada Q.S. Al-Baqarah ayat 184 yang berbunyi:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya:

Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.

Baca juga: Hukum Nonton Film dan Main Game yang Ada Unsur Sihir, Ceramah Buya Yahya Imbau Waspada Terpengaruh

Baca juga: Keutamaan Bulan Syaban Bagi Umat Islam, Ustadz Adi Hidayat Imbau Tingkatkan Ibadah Sebelum Puasa

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin.

Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya.

"Siapa yang tidak membayar puasa ramadhan yang lalu, kemudian puasa ramadhan ini, dan masuk ke puasa ramadhan yang akan datang, maka kena denda satu hari satu mud," jelas Ustadz Abdul Somad dikutip dalam kanal youtube Ustadz Menjawab.

Dijabarkannya, satu mud adalah setara 7,5 ons beras. Misalnya seseorang mempunyai utang puasa lima hari di bulan ramadhan dua tahun lalu, maka mengganti puasa selama hari disertai membayar denda per harinya satu mud arau 7,5 ons beras.

Niat Puasa Qadha Ramadhan

Bagi Anda yang melafadzkan niat, berikut niat qadha puasa:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.

Niat Puasa Ramadhan

Bagi Anda yang melafadzkan niat, berikut niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Tonton Videonya

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved