Berita Banjarbaru
Makam Bapak Pembangunan Banjarbaru Van der Pijl Selesai Dipugar dan Didirikan Prasasti
Bapak Pembangunan Banjarbaru adalah Dirk Andries Williem Van Der Pijl yang semasa hidupnya merancang Kota Banjarbaru.
Penulis: Salmah | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ada yang berbeda di kawasan Pemakaman Umum CPT Pulau Beruang, Jl A Yani Km 29, Guntung Payung, Banjarbaru, salah satu makam di sana yaitu makam Van Der Pijl sudah dipugar dan dibuatkan prasasti di depan pintu masuk dan plang nama di tepi jalannya.
Bapak Pembangunan Banjarbaru itu adalah Dirk Andries Williem Van Der Pijl yang semasa hidupnya merancang Kota Banjarbaru, Kalsel dan Palangkaraya, Kalteng.
Dengan adanya plang nama dan prasasti, maka masyarakat lebih jelas mengenal sosok tokoh asal Belanda yang membumi di Bumi Lambung Mangkurat ini.
Dari gerbang masuk pemakaman yang terdiri dua blok itu yaitu blok pemakaman muslim dan blok pemakaman nasrani, masuk jalan kaki sekitar 50 meter.
Kemudian memasuki blok pemakaman nasrani, ciri makam Van Der Pijl adalah keberadaan pohon kenanga yang berada tepat di dekat makam tokoh tersebut.
Baca juga: Rumah Van Der Pijl Dibongkar, Anak Angkat Perancang Tata Kota Banjarbaru Ungkap Hal ini
Kembali ke prasasti di depan gerbang, dituliskan bahwa pemugaran pada 24 Desember 2022 atau dua bulan lalu yang diresmikan Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin SH MH.
Diterangkan di prasasti bahwa Van Der Pijl lahir 23 Januari 1901 di Kota Kecil Brekel, Provinsi Gelderland, bagian timur Belanda.
Pada 1929 Van Der Pijl pindah ke Indonesia dan menjadi arsitek partikelir.
Pada 1952-1957 ia menjadi Insinyur Kepala di Departemen Pekerjaan Umum (DPU), diperbantukan sebagai Kepala Perencanaan, Pelaksana Bagian Gedung, salah satunya untuk membangun kota Banjarbaru.
Sebelumnya, atas perintah Presiden Soekarno, Van Der Pijl juga yang mendesain dan membangun awal Kota Palangkaraya, Kalteng.
Beberapa kawasan di Banjarbaru yang dibangun Van Der Pijl antara lain kawasan permukiman Banjarbaru 1,2,3,4.
Kemudian Kompleks Projakal, Kompleks Rindam, Kompleks Den Zipur dan Kompleks SPN.
Van Der Pijl meninggal di usia 73 tahun yaitu pada 27 September 1974 hari Jumat di bulan Ramadan (11 Ramadan 1394 H).
Selain dikenal sebagai Bapak Pembangunan Banjarbaru ia juga dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan bertoleransi tinggi.
Van Der Pijl dikenal dengan masyarakat muslim bahkan ia tercatat sebagai bendahara pembangunan Masjid Jami Hidayatul Muhajirin, Banjarbaru.
Bahkan menjelang akhir hayatnya, banyak yang menyaksikan Van Der Pijl sering menyapu halaman dan lingkungan masjid yang berada di belakang kolam renang Idaman tersebut.
Jiwa sosial dan toleransi beragama itu, saat hari besar keagamaan membuat kediaman Van Der Pijl ramai dikunjungi kawan-kawannya yang muslim.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)
Guru Jadi Tersangka Siswa Tenggelam di Banjarbaru, LKBH PGRI Kalsel: Tolong Jangan Ada kriminalisasi |
![]() |
---|
Wali Kota Lisa Halaby Beberkan Rencana Flyover di Bundaran Banjarbaru, Masuk Tahap Kajian |
![]() |
---|
Seorang ASN Ditemukan Meninggal di Rusun Kementerian PUPR di Banjarbaru, Ini Penyebab Kematiannya |
![]() |
---|
Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel, 800 Kilogram Garam Disemai Setiap Hari ke Titik Awan |
![]() |
---|
BPDB Kalsel Sebut Ada 2.000 Titik Api, Turun Dibandingkan Tahun Sebelumnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.