Nasional
5 Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan yang Benar
Membuat lamaran kerja, menuliskannya di kertas folio bergaris, wajib gunakan pulpen, tulisan rapi, bahasa yang formal, hindari gunakan correction pen.
3. Menulis Surat Lamaran Kerja yang Rapi
Kamu harus menulis surat lamaran kerja dengan rapi atau mungkin kamu bisa mencoba dengan menggunakan huruf tegak sambung.
Jangan sampai tulisan kamu yang kurang rapi di surat lamaran kerja membuat perektur jadi kesulitan membacanya.
4. Menggunakan Bahasa yang Formal
Meskipun membuat surat lamaran kerja dengan tulis tangan, namun kamu tetap harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Meski demikian, biasanya juga diperbolehkan menggunakan bahasa Inggris sebagai nilai tambah.
Jangan lupa menulis surat lamaran kerja yang sesuai dengan kaidah Ejaan yang Disempurnakan (EYD) serta mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Intinya, kamu jangan sampai menyisipkan bahasa daerah atau bahkan bahasa gaul yang tidak formal, sekalipun melamar di perusahaan start up modern.
5. Hindari Menggunakan Correction Pen
Salah satu kelemahan membuat surat lamaran kerja tulis tangan memang jika terjadi kesalahan dalam penulisan, maka tidak bisa semudah menghapus jika menggunakan Ms. Word.
Saat terjadi kesalahan penulisan, kamu jangan sampai menggunakan correction pen atau tip-x karena hal itu akan membuat surat menjadi sangat tidak rapi.
Jika salah menulis, alangkah baiknya kamu mengulangi lagi menulis dengan menggunakan kertas folio baru. Karena itu, kamu harus hati – hati membuatnya.
Meski kamu fresh graduate namun tetap harus memperhatikan kelima tips yang sudah disebutkan di atas.
Kemudian, agar tidak salah membuatnya, kamu bisa lihat contoh surat lamaran kerja tulis tangan yang banyak berterbaran di internet. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/20190813dhody-job-fair-cdc-ulm-dibanjiri-ribuan-pelamar-kerja.jpg)