Kuliner Kalsel

Kuliner Kalsel - Wadi Papuyu Kegemaran Orang Banjar

Kuliner Kalsel. Ikan papuyu di masyarakat Banjar ada yang diolah dengan cara fermentasi atau dalam bahasa Banjar disebut wadi, samu atau dikeringkan.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Kuliner Kalsel. Ikan papuyu di masyarakat Banjar ada yang diolah dengan cara fermentasi atau dalam bahasa Banjar disebut wadi, samu atau dikeringkan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kuliner Kalsel. Ikan papuyu alias betok adalah salah satu lauk makan yang digemari masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan.

Ikan ini hidup di air tawar, baik di sungai, rawa maupun danau, termasuk populer di Kalsel.

Tidak hanya dijual dalam kondisi hidup, ikan papuyu di masyarakat Banjar ada yang diolah dengan cara fermentasi atau dalam bahasa Banjar disebut wadi papuyu, samu atau dikeringkan.

Baca juga: Kuliner Kalsel - Sambal Goreng Khas Banjar dengan Bahan Ikan Asin Telang

Baca juga: Kuliner Kalsel : Rasanya Pecah Dilidah, Begini Cara Mengolah Buah Kalangkala Jadi Cacapan Banjar

Baca juga: Tempat Nongkrong Kreatif Wetland Square, Hadirkan Wisata Kuliner Sampai Event Lokalan

Penuturan Zulfa, pemilik Rumah Ikan Asin di Jalan Hikmah Banua, Kota Banjarmasin, Kalsel, papuyu yang dijual di tempatnya adalah dalam bentuk wadi dan banyak peminatnya.

"Ikan ini bisa dibikin dengan aneka masakan, di antaranya digoreng biasa ditambah dengan taburan bawang goreng dan cacapan, diolah dengan masak santan, bisa juga dimasak asam manis," urainya.

Untuk harga Rp 70 ribu per kg, tapi bisa juga beli dengan kemasan yang lebih sedikit, dijual dari Rp 7 ribu hingga Rp 10 ribu isi dua ekor.

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved