Ekonomi dan Bisnis
Cegah Pecurian Saldo Rekening, Berikut Tips BI Perwakilan Kalsel
Pencurian saldo rekening nasabah Bank atau skimming belakangan sering terjadi. BI Perwakilan Kalsel berikan tips ini untuk mencegahnya
Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - Berbagai cara dilakukan pelaku kejahatan digital untuk membobol rekening nasabah bank, salah satunya dengan menyalin informasi dan data pada kartu kredit atau ATM (kartu Debit).
Praktik pencurian informasi yang disebut skimming ini beberapa bulan terakhir marak terjadi. Pelaku memang paham bagaimana menduplikasi kata.
Menurut Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Manajemen Intern Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Robi Ariadi, ada beberapa upaya dalam menghindari praktik pencurian itu.
"Bagi pemilik kartu agar sering mengganti pin kartunya. Selain itu, sering melihat saldo agar cepat terpantau dan cepat dilaporkan bila ada yang mencurigakan," jelasnya,(14/5/2023).
Baca juga: Jalin Tali Silaturahmi dengan Media, BRI Sampaikan Perbedaan Skimming Bank dan Sosial Engineering
Baca juga: Polda Kalsel Tetapkan Tersangka Kedua Kasus Skimming Bank Kalsel, Terpidana di Lapas Bali
Baca juga: Ada WNA Diduga Terlibat Skimming Bank Kalsel, Polisi Buka Opsi Gandeng Interpol
Dijelaskan pula kartu sekarang tidak lagi menggunakan magnetik dan diganti dengan model chip yang susah untuk diduplikasi.
Kartu ATM berbasis chip ini lanjut Robi, akan memiliki kode keamanan saat dicek menggunakan mesin ATM atau EDC.
“Sementara data di magnetic stripe, tidak memiliki proteksi apa pun. Jadi masalah ini sudah clear,” tandasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Amankan-saldo-rekening-dari-kejahatan-skimming-dengan-sering-ganti-PIN-ATM.jpg)