Liga 1 Indonesia
Ada Peran Bagas Kaffa, Ini Alasan di Balik Kembalinya Bagus Kahfi ke Barito Putera
Bagus Kahfi kembali ke Indonesia dan bermain untuk Barito Putera setelah sempat dikontrak klub Yunani, Asteras Tripolis
BANJARMASINPOST.CO.ID - Bagus Kahfi membeberkan alasan dirinya menyudahi petualangan di Eropa dan kembali ke Barito Putera.
Bagus Kahfi kembali ke Indonesia setelah sempat dikontrak klub Yunani, Asteras Tripolis.
Ia kembali ke Indonesia untuk memulihkan kariernya. Sebab, selama berada di Eropa, Bagus Kahfi menyadari dirinya masih jauh dari kata memuaskan.
Sehingga, ia memutuskan pulang ke Barito Putera untuk kembali memantaskan diri.
“Singkat cerita kembali ke Barito. Sebenarnya, Bagas mengajak kembali saya bergabung karena melihat saya jarang dapat menit bermain. Terus saya mempertimbangkan itu,” kata saudara kembar pemain timnas U22 Indonesia di SEA Games 2013, Bagas Kaffa.
“Kemudian saya berbicara dengan beberapa pelatih dan saya bicara dengan agen saya di Belanda, bahwa sekarang yang dibutuhkan adalah statistik bermain,” tuturnya lagi.
Bagas Kahfi memulai karier di Eropa pada tahun 2021 bersama klub kontestan Eredivisie, kasta tertinggi Liga Belanda, FC Utrecht.
Karena usia Bagus Kahfi yang masih muda, ia diarahkan ke skuad junior, yakni Jong Utrecht yang berkompetisi di Eerste Divisie, kasta kedua Liga Belanda .
Sekitar setahun, Bagus Kahfi berlatih dan dipantau. Pada akhirnya, perjalanan Bagus Kahfi dengan FC Utrecht berujung dengan perpisahan.
Baca juga: Draf Jadwal Lengkap Liga 1 Beredar: Tak Ada Main Terlalu Malam, Persija vs PSM, Persib vs Madura
Baca juga: Kepastian Piala Indonesia 2023/2024 Digelar atau Tidak, ini Kata PSSI
Kemudian, pada Juli 2022 pemain kelahiran Magelang itu melanjutkan karier bersama klub kasta tertinggi Liga Yunani, Asteras Tripolis.
Akan tetapi, perjalanan karier Bagus Kahfi lagi-lagi menemui tantangan berat. Selama dikontrak Asteras Tripolis, top skor Piala AFF U18 2018-2019 itu cuma dua kali duduk di bangku cadangan tanpa mendapat menit bermain.
Bagus Kahfi menegaskan dirinya masih punya ambisi besar berkarier di Eropa. Namun, melihat kondisi saat ini, ia sadar harus realistis.
“Sebenarnya saya belum puas untuk pulang ke Indonesia. Cuma kan kembali lagi, saya ingin bermain bola, saya tidak mau membuang-buang waktu di umur saya sekarang ini,” tuturnya menegaskan.
Kini, ia memulai semuanya dari awal bersama Barito Putera. Ia mengaku kembali harus beradaptasi dengan pemain, pelatih, cuaca, makanan, sampai waktu tidur.
“Tidurnya masih berantakan, masih adaptasi lagi dengan cuaca dan jam tidur lagi yang sangat mengganggu saya. Tapi, saya yakin dalam beberapa hari ke depan udah terbiasa lagi,” ujarnya penuh optimisme.
Jadwal Uji Coba Klub Liga 1: Persebaya vs West All Star dan PSS, Persib dan Semen Padang Juga ke LN |
![]() |
---|
Persebaya Kecewa, Malut United Diplomatis Usai Dipastikan Batal Main di ASEAN Club Championship 2025 |
![]() |
---|
Daftar Lengkap Pemain Asing Liga 1: PSBS dan Persib Berkebalikan, PSIM dan Persijap Masih Ada 2 Slot |
![]() |
---|
Keikutsertaan Persebaya dan Malut United di ACC 2025 Belum Pasti, PT LIB dan AFF Sama-sama Ngotot |
![]() |
---|
Kombinasi Senior Junior PSIM Jogja: 4 Masuk, Ada Eks Bek Barito Putera, Franco Ramos Siap Welcome? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.