PT Borneo Indobara

Tim Rescue Tambang Se-Indonesia Ikuti Workshop Structural Fire Fighting, Begini Keseruannya

23 tim rescue perusahaan tambang se-Indonesia mengikuti rangkaian Workshop Structural Fire Fighting (SFF) di Fire Ground Kusan PT BIB

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
SUASANA praktik fire fighter di Fire Ground Angsana PT BIB, Kamis (22/6/2023) siang.   

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kalangan tim rescue perusahaan tambang se-Indonesia mengikuti rangkaian Workshop Structural Fire Fighting (SFF) di Fire Ground Kusan PT Borneo Indobara (BIB) di Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (22/6/2023).

Tercatat sebanyak 23 tim yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka adalah peserta Indonesia Fire & Rescue Challenge (IFRC) ke-20 tahun 2023.

Ini adalah ajang kompetisi tim rescue pertambangan tahunan di bawah binaan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.

Tahun ini PT BIB menjadi tuan rumah ajang bergengsi di dunia ketanggapdaruratan tersebut. Selama tiga hari sejak 21 Juni hingga Jumat besok, para peserta menjalani sesi technical meeting, pengenalan lokasi lomba, dan latihan mempratikkan ilmu tambahan yang didapatkan selama mengikuti Workshop SFF.

Pada hari kedua, Kamis hari ini, peserta diajak ke lokasi lomba di Fire Ground Kusan PT BIB di wilayah Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban, Tanbu.

Selain itu para peserta juga mendapatkan wawasan teknis pengenalan beragam jenis peralatan rescue, terutama yang berkaitan penyelamatan korban yang terjebak dalam bangunan. Termasuk penyelamatan kecelakaan di ketinggian, kecelakaan di ruang terbatas, dan penyelamatan kecelakaan di perairan (underwater).

SUASANA praktik fire fighter di Fire Ground Angsana PT BIB, Kamis (22/6) siang.  
SUASANA praktik fire fighter di Fire Ground Angsana PT BIB, Kamis (22/6) siang.   (Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

Pihak Local Committe IFRC 2023 dari PT BIB menghadirkan trainer atau instruktur profesional penyelamatan kegawatdaruratan (fire fighting) Mr Jeff Simkins dari PT Freeport Indonesia. Ia dibantu dua orang pendamping sekaligus penerjemah.

Seluruh peserta antusias mengikuti kegiatan tersebut. Teriknya sengatan sinar matahari tak menyurutkan semangat mereka untuk mengenali lingkungan sekitar Fire Ground Angsana.

Ada beberapa fasilitas wah. Di antaranya High Angle Resque (HAR) dan Structural Fire Fighting (SFF), bangunan tinggi beberapa lantai yang menjadi tempat utama latihan kemampuan penyelamatan kecelakaan kegawatdaruratan seperti korban yang terjebak pada bangunan yang terbakar.

Setidaknya satu tim juga berkesempatan menjalani praktik melakukan penyelamatan kegawatdaruratan di tempat tersebut.

Simulasi yang dilakukan persis sama ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan karena gedung HAR dan SFF tersebut dirancang khusus untuk latihan fire fighting.

Api berkobar disertai kepalanya asap tebal yang membumbung tinggi maupun yang ke luar dari celah-celah pintu samping.

Langkah cepat pembasahan pun dilakukan di bawah bimbingan Mr Jeff Simkins. Termasuk ketika simulasi mengevakuasi korban yang terjebak di dalam gedung HAR dan SFF yang terbakar.

SUASANA praktik fire fighter di Fire Ground Angsana PT BIB, Kamis (22/6/2023) siang.  
SUASANA praktik fire fighter di Fire Ground Angsana PT BIB, Kamis (22/6/2023) siang.   (Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)

Ketua Local Commite IFRC 2023 yang juga menjabat General Manager PT BIB Supandi mengatakan pihaknya bangga mendapat kesempatan menjadi tuan rumah setelah pada tahun lalu dihelat di Banyuwangi.

"Alhamdulillah kami sudah melakukan persiapan selama satu tahun dengan membangun sejumlah venue antara lain HAR dan SFF. Sudah hampir selesai, mendekati finalisasi dan perserta IFRC 2023 juga sudah hadir di sini," ucap Supandi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved